Wabup Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Ikhlas Perumahan Puri Indah

0
50

Sidoarjo, Sinar Pos

Masjid Al Ikhlas Perumahan Puri Indah Kecamatan Sidoarjo dimulai pembangunannya. Masjid tersebut dibangun diatas lahan Fasum seluas 800 m2. Pagi tadi, Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH diundang untuk meletakkan batu pertama pembangunannya, Minggu, (23/9). Kegiatan tersebut dirangkai dalam peringatan Haul Syaikhuna Gus Khahar yang ke 3. KH.Husein Rifai dari Sidoarjo dihadirkan untuk memberikan tausyahnya kepada jamaah yang hadir.

1.Nur Ahmad Syaifuddin meminta masyarakat bergotong royong dalam pembangunan Masjid Al Ikhlas. Segala sesuatunya hendaknya dipikul bersama demi terwujudnya pembangunan masjid tersebut. Ia yakin dengan kekompakan, pembangunan masjid tersebut akan segera terwujud. “Saya yakin kalau tujuan itu baik dan kita kompak, tujuan itu akan cepat tercapai,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Wabup H. Nur Ahmad Syaifuddin mengucapkan terimakasihnya atas terselenggaranya kegiatan seperti ini. Ia katakan kegiatan bersholawat adalah suatu kebutuhan yang harus ada di Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya bersholawat adalah obat menyelesaikan permasalahan yang ada. Bersholawat kepada baginda Nabi Muhammad SAW merupakan bentuk kecintaaan kepada diri nabi. Seseorang yang cinta kepada Nabi Muhammad SAW akan menirukan sosoknya yang lemah lembut.“Mulai anak muda sampai tua, senang sholawat, cinta kepada rosululloh, insyaalloh semua urusan itu menjadi beres,”ucapnya.

Wabup yang biasa dipanggil Cak Nur tersebut mengatakan kegiatan bersholawat saat ini sudah menggejala pada anak-anak muda. Hal tersebut menandakan kegiatan bersholawat semakin dicintai generasi muda. “Kalau orang-orang muslim ini semua bersholawat, cinta kepada rosul, saya yakin kehidupan mereka akan terdidik seperti apa yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,”ucapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Perencanaan Pembangunan Masjid Al Ikhlas Achmad Jainul Afani mengatakan pembangunan Masjid Al Ikhlas diperkirakan menelan biaya sebesar Rp. 2 Milyar. Bangunannya seluas 250 m2. Ia target pengerjaannya dalam 6 bulan telah selesai. Dan pada Bulan Ramadhan tahun depan, Masjid Al Ikhlas sudah bisa ditempati.

Achmad Jainul juga mengatakan nantinya Masjid Al Ikhlas tidak hanya digunakan untuk sholat saja. Kegiatan bersholawat juga akan dilakukan. Kegiatan bersholawat akan dilakukan rutin di Masjid Al Ikhlas. Untuk itu ia meminta doa dan dukungan semua pihak demi terlaksananya pembangunannya.(Misrawi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here