KIRAB BERKAH BUMI BERSIH DESA TAROKAN DISAMBUT ANTUSIAS WARGA

0
111

KEDIRI SINAR POS – Pemerintahan Desa Tarokan menggelar kirab hasil berkah bumi dalam rangka Bersih Desa di Bulan Muharam 1439 H pada hari Sabtu dini hari (21/09) mulai pukul 07.30 s.d 13.30 WIB. Kirab berkah hasil bumi yang selalu digelar tiap tahun di bulan Muharam ini disambut antusias warga.

Acara ini merupakan wujud rasa syukur seluruh jajaran pemerintahan Desa,  lapisan masyarakat dan warga Desa Tarokan atas rezeki yang melimpah dan sekaligus selamatan warga atas hasil bumi.

Perlu diketahui bahwa Desa Tarokan ini merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Tarokan, dan mempunyai wilayah yang sangat luas karena terdiri dari 10 (sepuluh) Dusun. Kirab ini digelar start mulai dari Kantor Balai Desa Tarokan di Dusun Pilangbango kemudian diarak keliling ke seluruh dusun yang ada di Desa Tarokan.

Masyarakat sangat antusias melihat dan mengikuti kirab hasil berkah bumi ini, ada puluhan kendaraan yang dihiasi dengan gunungan sayur sayuran dan berbagai hasil buah buahan seperti, kacang panjang, tomat, wortel, salak, semangka, mangga podang khas hasil bumi Tarokan dl. serta diiringi musik hingar bingar menambah ceria suasana yang diarak keliling ke seluruh dusun di desa Tarok.

Kepala Desa Tarokan, H. Supadi, SE sesaat setelah melaksanakan kirab mengatakan, sangat bersyukur Kirab hasil berkah bumi ini terlaksana dengan sangat meriah dan sukses, hal ini dilakukan sebagai wujud rasa bersyukur pada Alloh SWT dan Tuhan YME telah melimpahkan rezekinya. “Sejak kami melaksanakan adat budaya kirab ini, Alhamdulillah pembangunan dan rezeki lancar, sukses dan selalu ditambah”,  Ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa Kirab ini merupakan puncak dari acara bersih desa di bulan Muharam yang sebelumnya mulai awal bulan Muharam sudah digelar berbagai hiburan rakyat termasuk pagelaran wayang kulit di beberapa dusun.

Masih menurut Supadi yang juga Direktur dari PT. TMKI, kirab ini telah digelar sebanyak 5 kali semenjak kepemimpinannya, selain itu dia juga berharap siapapun nanti pemimpinnya agar ritual ini tetap digelar dan selalu dihidupkan atau diuri uri agar membawa berkah. Desa Tarokan ini sebagai desa yang memiliki wilayah pegunungan dengan kualitas udaranya yang sejuk sangat potensial untuk berkembang menjadi daerah wisata atau Agro Wisata.

Kegiatan kirab ini ditutup dengan pagelaran wayang kulit dimalam harinya dengan ki dalang Tantut dari Rembang Jawa Tengah dengan lakon Banjaran Wisanggeni. Kirab ini juga diliput oleh berbagai media, cetak, elektronik maupun televisi (yoko/lh).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here