Perkumpulan APERSI Ganti Baju Jadi Himpera

0
113

SURABAYA, SINAR POS

Asosiasi Pengembang dan Pemukiman Seluruh Indonesia menggelar Musyawarah Daerah V, dengan Tema : Bersama Membangun Kebersamaan di Surabaya Verwood Hotel Rabu (19/9).

Ketua OKK  DPP Apersi,  Nur Edi mengatakan, Musda kali ini memberikan informasi pada anggota Apersi yang selama ini masih dualisme  kepemimpinan juga 2 DPP, juga ada 2 DPD di seluruh Indonesia, tentunya DPP yang ada di pimpinan Bapak Endang Brawijaya dengan beserta DPD seluruh Indonesia, akan di rekomendasikan seluruh Anggotanya melalui DPD masing-masing, itu pindah ke Himpera, karena selama ini sudah berkali-kali, diketemukan untuk penyatuan dari dua DPP yang dualisme  menjadi satu DPP.

Bahkan dari pihak Bapak Endang Brawijaya sebagai ketua DPD, siap untuk tidak menjadi ketua, karena pada umumnya perpecahan dualisme  itu kan perpecahan ketum, dan dari Pak Endang itu sudah siap untuk tidak  jadi ketum, bahkan beberapa perangkat organisasi sekjen maupun yang lain siap. Yang penting anggota itu berada dalam  organisasi yang tidak sedang perpecahan. Namun pertemuan berkali-kali termasuk di tempat kementerian yang difasilitasi oleh kemenpera itu tidak menemui titik temu, dan kesimpulan  kami ketika tidak ada perebutan ketum, satu ketum sudah mau mengalah, tidak ada pertemuan, tidak ada, tetapi orentasi kenggotaan kita ini akan didapat, akhirnya atas saran dari kementerian sebaiknya kita membentuk organisasi baru, itupun di amanahkan dalam munas V kemarin yang mengatakan apabila memilih ketum, maka proyeksi pertama adalah menyatukan dua DPP menjadi satu DPP. Apabila tidak sampai pada titik yang di tentukan yaitu tanggal 31 September.

Maka kita sepakati atas seluruh usulan DPD Indonesia membentuk baju baru yaitu HIMPERA, untuk itu kita adakan koordinasi atau rapat-rapat atau musda untuk menyampaikan  pesan kepada seluruh DPD Apersi, seluruh Indonesia pindah ke HIMPERA. Karena memang kita sudah ada wadah baru, baju baru yang memberikan legalisasi yang lebih jelas, tidak lagi menyimpan pertanyaan, kamu apersi siapa, apersi mana, tapi sekarang cukup dengan kalimat Himpera yang Cuma satu. Alhamdulillah dari dulu anggota DPD jumlahnya 16, dengan terbentuknya HIMPERA yang tanggal 22 September itu pelantikan di Hotel Kampinski itu insyaalloh 31 DPD dengan jumlah ke anggotaan 1300 anggota dan mayoritas mereka punya kualitas pengembang-pengembang semuanya, bahkan di tingkat besar sampai di tingkat kecil.

Kami atas nama DPP menyampaikan kepada seluruh DPD bahwa anggota-anggota mereka di harapkan di rekomendasikan masuk ke Himpera, tentu dengan mekanisme yang sesuai dengan aturan organisasi. Karena Himpera ini organisasi perumahan Perhimpunan pengembang permukiman perumahan rakyat, kita akan memperjuangkan kepentingan anggota terkait dengan pembangunan perumahan dari kebijakan pemerintah, kemudahan perijinan dan urusan keterkaitan dengan perbankan, karena nanti tanggal 22 September kita adakan pelantikan himpera di Kampinski, kita undang Menteri perumahan dan kita undang para Direktur Bank, kita akan mengadakan MOU Himpera dengan Dirut BTN untuk kerjasama dari Pusat sampai ke tingkat daerah, otomatis nanti BTN seluruh Indonesia dari kanwil sampai cabang itu akan kerja sama MOU secara langsung, bahkan tanggal 22 itu sponsor tunggalnya BTN.tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPP Himpera, Supratno menyatakan, Agenda Musda kali ini adalah bagaimana hasil musda ini merekomindasikan semua anggota Apersi dibawah Ketum Pak Endang itu nanti migrasi ke Himpera. Nampaknya semua teman-teman sepakat, daripada kita tidak bisa bekerja, ribut soal organisasi, lebih baik ganti baju langsung kita memikirkan usaha dan memikirkan dan melayani anggota supaya lebih baik. Ujarnya.

Yang terdaftar dalam undangan seratus lebih, yang hadir memenuhi kuorum, intinya teman-teman sudah jenuh, sudah capai ribut-ribut, ahirnya ada pengurus yang betul-betul ihlas, bahkan usahanya bersilaturrahim dengan teman-teman, berbagi ilmu, berbagi cerita kalau ada problem bagaimana jalan keluarnya. Tadi saya berpantun, ke pasar turi membeli anting, beli antingya sebanyak 5, ber organisasi itu sangat penting, untuk menambah jumlah saudara. Ke taman bunga memetik melati, melatinya sejumlah 10, untuk apa kita ber organisasi kalau hanya menambah musuh. Itu 2 nasehat penting. Katanya.

Secara administratif, secara teknis nanti kita tidak perlu biaya lagi karena sudah jadi anggota tetap, secara administratif tinggal kita pindahkan, hanya bikin permohonan untuk jadi anggota himpera dan melepas yang sedang ribut, yang sedang kacau. Itu teknis saja.

Ada korwil, cuman di kelompok kita kemarin ada Pak Endang, itu tidak korwil-korwilan, kasihan teman-teman nanti ribut lagi. Biarlah yang resah itu Di tingkat DPD, makanya kemarin langsung kita start untuk Himpera, mereka langsung setuju semuanya tuturnya.(Nwi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here