Kerja Sama Kemenkumham Dengan Kemendag

0
35

SURABAYA, SINAR POS – Aktivasi Kerja sama Pengembangan Ekspor  Pengembangan Desain Ekspor Warga Binaan Pemasyarakatan dengan Direktur Kerja sama Pengembangan ekspor Desain Pengembangan ekspor nasional di Surabaya Selasa (18/9).

Divisi  Pemasyarakatan  Kanwil KemenKumham Jatim, Anas S.A, mengatakan, Seminar ekspor nasional, dalam rangka MOU antara Kemenkumham dengan Kementerian perdagangan untuk meningkatkan produk karyawan Binaan kemasyarakatan yang ada di Indonesia ini agar bisa di kemas dengan baik, jadi dengan desain produk yang bagus, mudah-mudahan juga dapat pasar yang bagus juga, jadi tidak monoton seperti yang ada sekarang tanpa ada sentuhan kemasan dan desain produk,  desainnya lebih professional, memang ditangani orang-orang  bergerak di desain produk itu, ujarnya.

Ini wujud kerjasama, kita menyiapkan petugas lapas yang menangani ketrampilan kerja di lapas dan rutan, sedangkan dari kemendag mulai dirjen kerjasama produk ex ekspor ini menyediakan desain produknya, jadi orang yang skill di desain produk, dengan penerapan ilmu merubah desain skill  dari produk tadi mudah-mudahan dapat diserap oleh petugas lapas dan menerangkan produk dalam lapas dan rutan. Katanya.

Selama ini produk di lapas dari perkayuan, keterampilan tangan sampai produk lain seperti rajutan, maupun mebeler, banyak yang dihasilkan oleh lapas, tapi belum desain produk secara baik dan berkualitas.

Himbauan saya kepada lapas yang berada di jatim, khususnya pengembang produk warga binaan, untuk meningkatkan produk warga binaan ini sambil mendapatkan ilmu tambahan dari desain produk ini, saya rasa ilmu tersebut bisa dikembangkan di lapas dan rutan agar warga binaan dapat menyerap ilmu yang didapat dari petugas yang ikut seminar nasional ini tutur Anas S.A. (Nwi).

Sementara itu, Direktur Kerjasama Pengembangan Ekspor dari Dirjen Pengembangan Ekspor nasional di kemendag, M. Nainggolan, mengatakan, ini kegiatan kementerian perdagangan dengan kementerian kumham, kita bekerja sama bertukar pengetahuan, pengalaman untuk mematangkan produk-produk dari Lembaga Pemasyarakatan (LP), produk-produk yang di produksi oleh warga binaan di LP, jadi kami lihat kerjasama antara ini, ada hal yang perlu di bantu oleh kemendag untuk meningkatkan produk dari warga binaan, supaya dia bisa ekspor, agar bisa dapat pasar yang lebih luas. Kondisi sekarang kami melihat sudah cukup untuk dalam negeri, tapi untuk pasar luar negeri, kita perlu sentuhan-sentuhan. Jadi hari ini kita membawa desainer yang nanti bisa memberi masukan-masukan kepada para Pembina dari LP supaya mereka dapat pengetahuan, dapat pengalaman bagaimana desain yang cocok untuk pasar tertentu, katakan desain untuk pasar eropah, pasti akan berbeda dengan pasar-pasar di Asia, katakan batik misalnya, batik  sumenep tadi saya lihat sudah bagus, tapi untuk dijual ke pasar eropah langsung itu tidak mungkin, tidak akan degree karena orang eropah, yang pertama tidak biasa pakai batik, yang kedua kalaupun dia melihat corak ini tidak cocok buat mereka disana, jadi kita harus membuat produk itu sesuai kebutuhan pasar, sesuai keinginan pasar, itu pilihan yang kami lakukan hari ini, bagaimana bersama-sama Pembina dari LP, atau rutan yang hadir hari ini, disamping menularkan ilmunya kepada para Napi, warga binaan, agar produksinya sesuai kebutuhan pasar ujarnya.

Sebelumnya kami lakukan hal ini di dua tempat, mudah-mudahan karena anggaran pemerintah terbatas kami bisa lakukan di dua tempat lagi tutur M. Nainggolan. (Nwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here