POLTEKKES Surabaya Peroleh Rekor MURI

0
59

SURABAYA, SINAR POS

Politeknik Kesehatan (POLTEKKES) Surabaya Kementerian Kesehatan Surabaya Menggelar Diskusi Peringatan  Hari Pengendalian nyamuk Dan Asean Dangue Day 2018 di Aula Poltekkes Surabaya Senen (17/9) yang dihadiri oleh 500 peserta, dua nara sumber utama  yaitu Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian kesehatan Anung Sugihantono dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, Kohar Hari Santoso.

“Poltekdes Kemenkes Surabaya menorehkan Pembuatan Larvitrap jenis terbanyak, dan Mendapat Piagam  Penghargaan atas  rekor tersebut dari  MURI”

Ketua Jurusan Kesehatan lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya, Ferry Kriswandana mengatakan Larvitrap atau perangkap larva merupakan perindukan nyamuk buatan yang berfungsi menjadi tempat nyamuk Aedes bertelur yang biasa di buat dari botol bekas.

Setelah telur berkembang menjadi larva, larva kemudian bergerak ke dasar dan terperangkap di bawah kasa, hal itu menyebabkan larva tersebut tidak berkembang menjadi nyamuk  dewasa. Kalaupun menjadi nyamuk tidak akan bisa terbang lagi sehingga mati dengan sendirinya ujarnya.

Dijelaskan Ferry, dalam pencatatan rekor ini ditargetkan pada 50 jenis larvitrap, dari 94 produk larvitrap berhasil di golongkan menjadi 67 jenis. Dia menyebut larvitrap yang mendapat rekor MURI merupakan hasil kerjasama Poltekkes seluruh Indonesia. Kantor kesehatan Poltekkes Kemenkes seluruh Indonesia, Dinkes seluruh Indonesia.

Balai besar Teknik kesehatan lingkungan dan pengendalian Penyakit (BBTKLPP) seluruh Indonesia dan masyarakat. Larvitrap ini layak di catat dalam Rekor jika dibuat dari bahan yang mudah di cari dan bisa di daur ulang serta memiliki efektifitas saat di trapkan yang bisa menjebak nyamuk dan berasal dari telur dalam larvitrap. Pembuatannya sederhana, prinsipnya harus ada kasa, air dan berwarna gelap untuk memancing nyamuk  tutur Ferry Kriswandana.(Nwi).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here