Bupati : Investor Jangan Takut Investasi di Jember

0
48

Jember, Sinar Pos

Investor jangan takut investasi di Jember, selain Kondusif untuk Berinvestasi juga banyak yang telah berhasil.

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. mengungkapkan banyak investor menanamkan investasinya di Kabupaten Jember. Ini menunjukkan Jember menjadi kota yang kondusif dan aman untuk berinvestasi. “Banyak ijin dari luar kota, yang berinvestasi di Jember,” kata Bupati Faida, Selasa (18/9/2018), usai memberikan sertifikat ijin kepada sejumlah pemohon ijin.

Penyerahan berlangsung di Pendopo Wahya Wibawa Graha yang dikemas dalam acara Sarapan Bersama Bupati. Masih Menurut perempuan pertama Bupati Jember ini, pada tahun ini investasi yang masuk ke Jember luar biasa. Banyak perusahaan mengambil keputusan untuk berinvestasi ke Jember.

“Dari yang jauh-jauh sekalipun. Artinya mereka pun tahu Jember kondusif untuk berinvestasi,” ungkap bupati yang berlatar belakang dokter dan pengusaha ini.

Terkait pemberian ijin secara langsung, Bupati Faida menjelaskan, pemerintah mengundang para pemohon ijin, karena pelayanan perijinan satu atap masih dalam masa transisi, antara ijin daring (online) dengan ijin manual. “Supaya mendapat informasi dan penjelasan langsung dari Ibu Bupati,” imbuh Bupati Faida. “Saya ingin memastikan bahwa ijin-ijin tersebut, yang ditandatangani itu, benar-benar langsung sampai kepada penerimanya.”

Penyerahan langsung itu juga untuk mengajak silaturahmi masyarakat usaha dan pemohon ijin. Ada sekitar 75 ijin yang diserahkan secara langsung.

Bagi penerima ijin, Bupati Faida berpesan agar memanfaatkan ijin usaha dengan sebaik-baiknya. Salah satunya dengan memberi kesempatan pencari kerja khusus ber-KTP Jember, membuat bangunan yang akses difabel.

Selain itu agar mengutamakan produk-produk lokal. “Dan, dalam berusaha memperhatikan masalah-masalah sosial di sekitarnya,” harap Bupati Faida.

Khusus bagi usaha di bidang kesehatan, Bupati Faida menegaskan wajib menolong pasien emergency atau gawat darurat. Pemerintah akan mencabut ijin usahanya jika ada laporan mengabaikan pasien gawat darurat.

Tentang pelayanan di PTSP (Pelayanan Terpadu satu Pintu), pemerintah sudah mengupayakan untuk cepat. Meski demikan, masih ada masyarakat yang kadang-kadang merasakan telah lama mengajukan ijin. “Tetapi lengkapnya baru beberapa waktu yang lalu. Ini yang kami tekankan, pengajuan ijin itu dengan berkas yang lengkap. Kalau belum lengkap ya belum dihitung start,” tuturnya.

Namun demikian, Bupati Faida menegaskan tidak ada pihak-pihak yang menghambat perijinan bagi usaha untuk mengembangkan Kabupaten Jember. (Rez/Bas/Rol)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here