Kapolres : Kasus OTT CPNS 2015 Telah SP3

0
61

Jember, Sinar Pos

Kasus operasi tangkap tangan ( OTT) CPNS 2015 lalu,  telah terbit surat pemberhentian penyidikan perkara( SP3). kasus yang pernah heboh di Jember ini, bahkan  saat ini Kompolnas telah berkirim surat pada masyarakat sehingga Kapolres memberi Klarifikasi terkait dengan pengaduan Bambang Irawan Elpamas. karena diduga kasus tersebut mandek ditengah jalan. dan perlunya memberi jawaban pada masyarakat.

Hal tersebut dikemukakan Kapolres AKBP. Kusworo Wibowo. SH.S.I.K. MH. Sabtu 15/9/18. di Mapolres Jember.

Terkait kasus OTT CPNS 2015 yang lalu, karena tak cukup bukti maka kasus tersebut terpaksa di SP3. bahkan kasus tersebut telah pernah dilakukan gelar perkara di Polda Jatim dan meminta keterangan dari berapa saksi saksi, namun karena kurang bukti dan tak ada yang terjerat untuk dijadikan tersangka maka diterbitkan surat pemberhentian penyidikan perkara(SP3). ini sekaligus jawaban pada masyarakat. ” ungkapnya.

” Memang pada saat itu ada informasi dari masyarakat kalau terduga telah menerima uang sejumlah 600 juta , namun tak terbukti, bahkan petugas sempat mendatangi rumah terduga H, yang hanya mendapatkan uang sejumlah 45 juta. baru keesokan  hari berikutnya uang yang 600 juta itu ditemukan.” imbuhnya pada sejumlah media.

Setelah dilakukan pengembangan dan penyidikan uang yang sempat disita petugas tersebut, ternyata hasil dari  jual beli. bukan dari kasus yang sempat ramai di Jember tersebut.

” Memang petugas ke esokan harinya berhasil menyita uang sejumlah 600 juta tersebut, namun yang itu hasil dari jual beli terduga dengan orang lain. jadi tak ada sangkut paut dengan kasus tersebut. bahkan surat pemberhentian penyidikan perkara kasus itu , telah diterbitkan 30 Juni lalu karena kurang bukti dalam hal itu.” tambahnya.

” Hingga saat ini polres Jember belum menerima surat kasus tersebut dari Polda Jatim, bahkan kami masih menunggu hal tersebut. bahkan polres Jember apabila ada pertanyaan maka kami siapkan jawaban tentang kasus yang sempat menjadi perbincangan warga Jember saat itu.” pungkasnya.

Perlu kita ketahui kasus yang sempat menimpah pegawai Pemkab bagian Kepegawaian ini , dilaporkan masyarakat karena diduga berhenti ditengah jalan, padahal kasus tersebut telah selesai dan sesuai prosedur tapi karena tak cukup bukti sehingga SP3. ( Rez/ Dik/Rol)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here