Walikota Tri Risma Harini MemBuka Bober Café Dan Ruang Komunitas – Surabaya

0
54

SURABAYA, SINAR POS –  Walikota Surabaya, Tri Risma Harini  dan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol.  Rudi Setiawan  hadir di acara Pembukaan Bober Café  Jemur sari Surabaya Jum’at 7 Sepetember 2018.

Bober Café adalah sebuah brand kuliner yang sudah berdiri sejak tahun 2005 di kota Bandung, selain terkenal dengan makanannya yang enak dengan harga yang terjangkau, di Bandung, Bober Café juga menjadi tempat nongkrong anak muda yang memiliki jam operasional  24 jam, sehingga Bober Café selalu menjadi pilihan utama bagi anak muda bandung yang memerlukan tempat berkumpul dengan teman-temannya.

Selain itu Bober Café juga dikenal sebagai wadah kreatifitas bagi komunitas-komunitas kreatif di kota Bandung, nama-nama besar seperti Bisma Karisma, Ge Pamungkas adalah sebagian kecil dari talenta-talenta handal yang mengawali  karirnya dari berkumpul di Bober Café. Pidi Baiq menulis draft  untuk novel  Dilan yang sukses itupun beliau lakukan di Bober Café.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, Fuad (anak walikota, salah satu pemegang saham Bober Café) ini bisnis mulai kelas satu SMA, sejak itu tidak pernah minta uang ke orang tuanya, Ibu Risma bilang hanya bayar uang sekolahnya saja, begitu datang ke Bober Café heran, kok bisa ya dia sewa tempat segitu gedenya ujarnya. Ibu tidak tahu sama sekali mengenai bisnis Fuad ini,   setiap lebaran dia bisa bagi zakat sendiri kemudian bagi uang ke keponakannya sendiri itu mulai SMA, pesan Ibu, jangan pernah kenal dengan menyerah, kalau harus pemerintah menyediakan pekerjaan, itu sangat sulit sekali, hal ini untuk trobosan untuk  anak muda lainnya untuk bisa berkreasi  dan seperti tadi disampaikan mas Jogi  dari Bandung, Mas Jogi itu salah satu stand up komidi itu pertama kali keluarnya di Bober Café di Bandung, kemudian bisa  ke tingkat nasional, ujarnya.

Dikatakan Walikota, sewaktu pertama kali ke Liverpool, Inggris  beliau datang ke The Beatles main di Café Kecil, tapi dia bisa membawa nama Liverpool dan bahkan Inggris ke tingkat dunia. Jadi Bukan tidak mungkin berangkat dari sesuatu yang sangat sederhana dan sangat kecil bisa berkembang. Mari kita sama-sama kalau sebetulnya jumlah penduduk  Indonesia itu 250 juta jiwa, sebetulnya kita tidak perlu lagi kesulitan, kita katakana, kita kesulitan cari pekerjaan, kita katakan kita kesulitan makan, sebetulnya tidak ada alasan itu, di Negara lain dengan jumlah penduduk yang sangat kecil, mereka bisa surprise, artinya kitapun  harus jauh lebih surprise, tuturnya.

Sementara itu, Lilik Andriani, salah satu owner Bober Café menyatakan  Konsep Café yang di inginkan adalah konsep Café kekinian, sehingga anak itu bisa nongkrong, cangkruan, bisa ngumpul-ngumpul, komunitas masyarakat itu kalau ingin ngumpul, disini tempatnya, ujarnya.

Mengenai menu Lilik katakan menjangkau semua kalangan, ada spaghety masakan luar, ada ayam korea utara, ada geprek, ada Ciren, harapannya orang datang kesini  bisa milih, bisa nyaman, makan sesuai seleranya masing-masing.

Mengenai design, yang dibawah, instagramable, ruang photonya ini dibikin yang Choshi indoor nyaman, kalau yang diatas lebih outdoor, seperti live music, kita lebih barbequecuan, kita mau ngumpul lebih santai, jadi orang mau merokok masih bisa, kalau disini (bawah) lebih intimate, lebih nyaman katanya.

Alasan pilih Jemur sari karena kalau mau ke Juanda dekat, ke airport, mau ke kota dekat, jadi disini banyak hotel-hotel, kalau bosan,  disini lebih friendly lebih nyamanlah bisa untuk semua kalangan. Ada  kerjasama dengan gofood, pemegang sahamnya lima orang termasuk anak  Ibu Lilik, beliau hanya support  tuturna. (Nawi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here