PEMBANGUNAN DI JATIM ADALAH PEMBANGUNAN MANUSIA SEUTUHNYA

0
58

SURABAYA, SINAR POS

Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jum’at (17/8)

Usai Upacara, Pak De Karwo (Gubernur Jatim), menjawab pertanyaan Wartawan, Pembangunan ini mengutamakan pembangunan manusia seutuhnya, mulai dari kebutuhan sandang, pangan dan papannya, saat ini penerimaan pendapatan masyarakat Jatim mengalami peningkatan. Selain itu, dari segi kebutuhan papan atau perumahan pemerintah juga terus menggalakkan program pembenahan dan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH). Program pembangunan rumah ini juga dikerjakan bersama TNI dan rakyat. “Kami akan terus melaksanakan program ini, karena manfaatnya sangat besar untuk masyarakat Jatim,” ujarnya.

Dari segi pangan Jatim telah memberi kontribusi besar secara nasional. Hal ini berarti semua kebutuhan pangan masyarakat Jatim telah mampu dipenuhi. Sedangkan, dari sisi sandang semua masyarakat telah memiliki kemampuan untuk mengenakan pakaian yang layak dengan adanya kenaikan pendapatan yang cukup signifikan.Rumah yang tidak layak telah kita benahi, dan untuk sandang terlihat bahwa semua telah mampu memiliki pakaian bagus dan layak. Selain masalah bawang putih dan kedelai komoditas pangan di Jatim telah mampu mensuplai 15 provinsi di Indonesia.
katanya.

Pakde Karwo mengungkapkan tentang peringatan 17 Agustus, bahwa kegiatan ini mengandung dua makna yang harus dipahami seluruh masyarakat. Makna tersebut yakni momentum untuk bersyukur kepada Tuhan YME atas nikmat kemerdekaan. Selain itu juga untuk terus mengingat perjuangan para pahlawan bangsa yang yang telah memperjuangkan kemerdekaan. Kemerdekaan adalah jembatan emas dan disampingnya harus dibangun pembangunan yang inklusi. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi juga harus diikuti berkurangnya jumlah kemiskinan, pengangguran, dan disparitas.

Persembahan Untuk Rakyat JatimAda yang menarik dalam pelaksanaan Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-73 di Grahadi kali ini. Untuk pertama kalinya, Mars Jawa Timur yang merupakan lagu ciptaan Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, dinyanyikan oleh aubade paduan suara yang diiringi Jawa Timur Youth Orchestra.

Mengenai Mars Jawa Timur, Pakde Karwo, mengatakan, lagu ini dipersembahkan untuk masyarakat Jatim dan merupakan bagian dari jiwa Jatim. Lagu ini, mencerminkan suatu visi untuk membawa Jawa Timur lebih maju lagi ke depannya dengan menetapkan basis Pancasila di dalamnya. Di dalam lagu tersebut, Pakde Karwo juga memasukkan unsur semangat masyarakat Jatim.

Proses pengerjaan lagu Mars Jawa Timur ini sendiri dilakukan selama tiga bulan. Untuk lirik memang dibuatnya sendiri, namun aransemen lagu merupakan hasil diskusi bersama Bude Karwo. Dari segi birama lagu dibuat dalam hitungan empat per empat agar bisa dinyanyikan dengan penuh semangat.

Ditambahkan Pak De, Saya ingin lebih menyempurnakan lagi lagu Mars Jawa Timur terutama pembagian suara. Suara satu harus lebih tinggi dari suara kedua, sembari mengatakan telah dibuat Pergub Jatim agar lagu Mars Jawa Timur tetap dinyanyikan setiap tahunnya.

Upacara memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI tersebut diikuti oleh satu unit korsik satpol PP Prov Jatim, satu kompi Korp Wanita TNI dan Polwan, satu kompi Taruna AAL, satu pleton TNI AD, satu pleton TNI AL, satu pleton TNI AU, dan satu kompi Polri. Juga, satu kompi KORPRI gabungan (Badan Pendapatan Daerah Prov. Jatim, DLLAJ / Dinas Perhubungan Prov. Jatim, Dinas Pendidikan Prov. Jatim), dan satu kompi mahasiswa gabungan (Politeknik Pelayaran, ATKP dan Univ, Hang Tuah). (Nwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here