Musyawarah Nasional Luar Biasa IPHI VIII

0
81

SURABAYA, SINAR POS

Ikatan Penasihat  Hukum Indonsia (IPHI)  menggelar Musyawarah  Nasional Luar biasa di Empire Palace Indonesia Surabaya Selasa – Rabu (14 – 15 Agustus).

Dewan Penasehat , Andi Sudirman SH, mengatakan, Acara ini pemilihan pengurus DPP  Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI), untuk periode 2018 – 2023, sebenarnya sempat tertunda- tunda,  namun Alhamdulillah sudah selesai.

Ditanya tentang KAI, Pak Andi Sudirman menjawab, ya biasalah setiap orang beda pendapat, tetapi  kita berpegangan pada satu  demokrasi, siapa yang paling banyak itu yang paling benar, gitu aja katanya.

Di Indonesia ini dulu, peradin (persatuan advokat Indonesia), itu dulu tinggalan zaman Belanda, tapi dalam perkembangannya banyak advokat-advokat baru, dulu untuk menjadi advokat tidak semudah itu, Sekarang ini harus ikut ujian dari Menteri Kehakiman,  butuh waktu yang panjang, pengacara oleh Pengadilan tinggi, pengacara praktek, jadi lulus SMA sudah bisa  jadi Pengacara pada waktu itu, namun   tidak bisa ditampung,  di organisasi mana,  hanya saya dulu punya inisiatif saya bentuklah organisasi yang namanya Badan Penasehat Hukum  Indonesia, itu  sesuai KUHAP, di KUHAP tidak ada Advokat, yang ada penasehat hukum. Ujarnya.

KAI itu sebenarnya bagian dari yang membuat  LBHI yang akan membuat wadah satu tunggal advokat, sesuai dengan ketentuan undang-undang,  oleh karena ada perbedaan pendapat, wadah  tunggal  advokat itu tidak bisa di bentuk.  KAI  itu sebenarnya adalah  bagian membentuik wadah tunggal .

Saran kepada  para Advokat , supaya menjadi penegak hukum yang bagus, menjadikan penegak hukum yang membela yang benar, itu aja tutur Pak Andi.

Kedudukan  Andi S. Di PPP, Pak Andi bilang Ketua Dewan Pakar, di tahun 2019, PPP akan berjalan sesuai dengan kondisi politik, biar bagaimana, PPP itu satu-satunya partai lama yang tersisa, yang lain kan sudah berubah semua katanya.

Ditanya tentang keberpihakan PPP. Menurut Formasi PPP berpihak ke Jokowi, secara  formal, tapi yang di bawah,  belum tentu, karena sekarang pilpres kan secara langsung, tidak bisa membaca masyarakat, hanya Pak Andi berharap,  pandai-pandailah memilih pemimpin, sekira bisa membawa aspirasi terutama islam, karena PPP itu ber aspirasi Islam, tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Terpilih H. Rakhmat Santoso SH MH, mengatakan  ada pihak yang menggunakan berbagai cara, salah satunya mencoba berkali-kali  menggagalkan munas yang akan kita selenggarakan, Alhamdulillah  berkat ketabahan dan ketekunan yang kita teladani  dari Beliau sehingga kita bersama dapat  melaksanakan munaslub pada hari ini,  sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan  atas kepercayaan yang diberikan kepada saya  untuk  memimpin IPHI kedepannya , semoga dalam kepemimpinan saya IPHI bisa  menjadi organisasi yang  solid dan besar harapan agar bisa memberikan warna dalam penegakan hukum  di Indonesia  tutur  H. Rakhmat Santoso SH MH, Ketua IPHI terpilih. (Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here