STIE Wilwatikta Surabaya, Akan Merger Dengan PTS Lain

0
125

SURABAYA, SINAR POS

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wilwatikta Surabaya, melaksanakan Wisuda terakhir  sebanyak 19 wisudawan angkatan ke- XXI di Surabaya, Sabtu (11/8).

Ketua  STIE Wilwatikta Surabaya ,  Bambang Supriyanto menyatakan, ini adalah wisuda terakhir dan sebanyak  19 wisudawan, yang berasal dari jurusan manajemen.  Penyebabnya adalah  terkena peraturan Mendikbud Dikti yang mengharuskan bagi perguruan tinggi swasta (PTS) yang  mempunyai jumlah mahasiswa terbatas dan kondisi kemajuannya terbilang  susah untuk berkembang, diwajibkan merger dengan PTS lain.

Harapannya, dengan merger itu STIE Wilwatikta akan lebih sehat nantinya.  Rencananya, akan melebur dengan salah satu  PTS yang ada di Surabaya. “Kami sedang proses negosiasi dengan Yayasan Insan Indonesia Mandiri di Surabaya, yang satu yayasan dengan  Wijaya Putra. Mengingat masih dalam proses merger, sementara ini tidak menerima mahasiswa,” ujarnya.

Menurut Bambang, pertimbangan  Menristek Dikti menginstruksikan PTS yang dianggap jumlah mahasiswanya minim dan sulit berkembang itu, mengingat jumlah PTS di Indonesia terlalu banyak. Sebagai perbandingan, perguruan tinggi di China hanya 1.200 yang memiliki penduduk sekitar 1,25 miliar penduduk. Sedangkan  Indonsia memiliki penduduk sebanyak 264 juta orang, namun perguruan tinggi mencapai 4.000-an.

“Bisa dirasakan tidak efisien dan PTS yang minim jumlah mahasiswanya, maka diminta merger, sekadar diketahui STIE Wilwatikta telah mengantongi akreditasi  C,” kata Bambang.

STIE Wilwatika yang berkampus  di Jl Klampis Anom dan berdiri sejak tahun 1980-an dan satu yayasan dengan UWK milik Moch Said. Hingga saat ini, telah mewisuda sebanyak 1.200 wisudawan. Dampak merger, STIE Wilwatika akan melakukan rasionalisasi karyawan dan mengalihkan dosen pada PTS lain yang bersedia menerimanya.

Begitu pula dengan para mahasiswanya akan dipindahkan ke PTS lain.  Sebagian besar mahasiswa sudah bekerja dan masuk sore hari.tutur Bambang. (Nwi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here