Semburan Air Bercampur Gas Di Ngawi Di Pantau Dinas ESDM

0
102

NGAWI, SINAR POS

Semburan air bercampur gas yang terjadi di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, yang terjadi saat seorang petani bernama Mujiono hendak mengairi sawah, saat menyalakan mesin tiba-tiba muncul semburan air kuat setinggi 30 meter dari sumur tersebut

Semburan yang menghebohkan warga tersebut mendapatkan perhatian dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (Dinas ESDM), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Dinas terkait itu melakukan pengecekan langsung di lokasi semburan air bercampur gas itu, Kepala Bidang Geologi Dinas ESDM Jatim, Kukuh Sudjatmiko, mengatakan, fenomena munculnya semburan air bercampur lumpur di Ngawi ini mirip dengan kasus-kasus yang terjadi sebelumnya. “Kita tidak bisa mengatakan jika ini siklus. Kami hanya bisa mengacu ke tahun-tahun sebelumnya, jika fenomena seperti ini pernah terjadi di beberapa daerah, seperti tahun 2015 di Gondang, Nganjuk, kemudian di Bojonegoro. Hanya bedanya di Bojonegoro bercampur dengan lumpur,” ungkapnya pada wartawan.

Ia sudah mengambil sampel air yang keluar dari semburan di lokasi tersebut. Sampel air tersebut akan dilakukan pengecekan oleh pihak ESDM Pemprov Jatim. Selain itu, ia memaparkan jika kemungkinan besar ada campuran gas dalam semburan air yang terjadi di Ngawi ini. “Disekitar itu ada gelembung-gelembung, itu membuktikan jika ada gas. Untuk dampak, karena yang keluar hanya air dan gas jadi tidak begitu memberikan dampak. Karena yang keluar itu bukan minyak,” imbuhnya.

Namun demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah penyebab semburan air setinggi 30 meter tersebut. Kukuh mengaku masih melakukan pengamatan terkait dengan munculnya semburan air  “Kami di sini hanya melihat, kita tunggu saja nanti. Seperti pengalaman kemarin atau peristiwa yang sudah-sudah biasanya tidak sampai 2 minggu sudah berhenti,” terangnya. (lies)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here