KUASA HUKUM PELAPOR MENGAKU KURANG PUAS DENGAN PENANGANAN KASUS DI TIPIDTER POLRES PROBOLINGGO

0
155

Probolinggo, Sinar Pos

Team Kuasa hukum AR (-red) mengaku kecewa dengan penanganan kasus yang di laporkan oleh AR terkait perampasan yang di duga pelaku sudah diketahui oleh pihak penyidik tipidter polres Probolingg, bahkan sempat diperiksa namun di lepaskan kembali dengan alasan yang belum diketahui.

Seperti yang diceritakan oleh team kuasa hukum AR bahwasanya kasus ini bermula dari 4 juli 2018 kemarin,sekitar pukul 14.00 AR bersama anak dan istrinya yang mengendarai minibus bernopol N 667 GX tepatnya di jl. Kebon agung,kec kraksaan,Kab.Probolinggo di pepet dan di berhentikan oleh orang yang tidak mereka kenal yang mengunakan mobil yaris dan beberapa sepeda motor.kemudian orang-orang tersebut memaksa AR untuk menyerahkan mobil yang di kendarai oleh AR.karna saat itu AR bersama anak dan istrinya demi keselamatan keluarganya AR terpaksa menuruti perintah orang-orang tersebut.

Selanjutnya AR dan istrinya di bawa ke arah Probolinggo dan diturunkan di dekat masjid An-Nur Randu Pangger kota Probolinggo.selanjutnya mobil dibawa oleh para pelaku.selanjutnya AR melaporkan kejadian tersebut ke Polres Probolinggo.

Atas dasar Surat tanda penerimaan laporan nomer:stpl/137/VII/2018/JATIM/RES/PROB.tersebut karena dirasa sudah lebih dari sebulan sejak di laporkanya kasus tersebut maka team kuasa hukum AR berinisiatif menanyakan perkembangan kasus yang di tangani tipidter polres probolinggo tersebut minggu 5/8/2018 kemarin.namun team kuasa hukum AR mengaku kecewa dengan penanganan yang di lakukan oleh penyidik Polres Probolinggo.”waktu saya datang menemui penyidik berinisial YD tersebut saya sangat kecewa mas, klien kami melaporkan tentang perampasan,ngapain penyidik malah menanyakan sesuatu yang saya rasa itu bukan ranah mereka”.Ungkap salah satu team kuasa hukum AR.

Terkait dengan kejadian tersebut,melalui telp wartawan  Sinar Pos mengkonfirmasi kanit tipidter Polres Probolinggo, Ipda mawan Budi Prabowo, SH. Mengatakan bahwa dirinya masih sibuk dan akan menghubungi kembali. Namun setelah di tunggu sampai 120 menit lebih tidak menghubungi kembali. Bahkan saat di hubungi melalui telpon Ipda Mawan tidak menjawabnya.

Sedangkan Kapolres Probolinggo AKBP.Fadli samad saat dihubungi via telpon mengatakan bahwa dirinya belum paham akan hal yang di tanyakan tersebut.”sampean besok ke kantor mas, jelaskan di kantor. Sekalian nanti akan saya panggil penyidik yang menangani kasus tersebut mas.Ucap AKBP fadli.(Ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here