Penerimaan Anggota Polri Transparan, Anak Tukang Servis Jam Lulus Seleksi

0
48

Bangkalan, Sinar Pos

Sebut saja namanya Shodiqul Amin yang sehari-harinya berprofesi membantu orang tuanya sebagai seorang servis Arloji  di pasar tradisional  Ki Lemah Duwur kabupaten Bangkalan, (5/8/2018).

Shodiqul Amin, pemuda asal Sidingkap 3 No. 04B Rt 02 RW02 kelurahan Malajah, Bangkalan, Usaha dan doa yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dengan niat kebaikan, dipastikan hal itu akan memberikan hasil yang maksimal. Tak ada yang tak mungkin selama kita mau berusaha dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Termasuk ketika kita ingin mengabdi pada negara dengan menjadi anggota Polri.

Kini usaha yang  dilakukan shodiqul Amin membuah hasil  dan membuat kedua orang tua merasa bangga  sekaligus mengharumkan nama putra daerah Bangakalan.

Untuk mengangkat derajat kedua orang tuanya, Shodiqul Amin bertekad mendaftar sebagai calon anggota Polri dan berjuang begitu keras. Dengan tekad yang sungguh-sungguh, Shodiqul Amin mengikuti seleksi bintara polri di Polda Jatim 2018, hingga akhirnya berhasil lolos seleksi. “ Masih kata Kasubag humas polres Bangkalan AKP. BIDARUDIN, SH. Melalui kabagsumda polres Bangkalan, Minggu (5/8/18). Sekitar pukul 11.00 WIB, oleh Kabagsumda Polres Bangkalan Kompol Abdul Cholik, SH. menemui orang tua yang punya anak prestasi tersebut, kedua orang tuanya mengaku sangat bangga sekali dengan prestasi anaknya.

Setelah itu kedua orang tuanya langsung bersujud syukur atas keberhasilan putranya menjadi anggota polri, kepada sang maha kuasa.

“Ini sungguh keajaiban dan mukjizat dari Allah SWT, pak Saya diawal sebenarnya kurang merestui karena keterbatasan ekonomi keluarga, tapi Shodiq minta doa restu sama saya dan saya hanya bilang bapak sudah do’akan kamu nak Semoga yang terbaik yang akan kamu terima,” Tutur orang tua Shodiq yakni Abdul Mannan sambil menahan haru saat ditemui di Pasar Ki Lemah Duwur baru oleh Kabag humas Polres Bangkalan  beserta kabag Sumda Kompol Abdul Cholik,SH.

Abdul Mannan orang tua Shodiqul Amin, juga mengatakan bahwa selama proses penerimaan dan seleksi, benar-benar transparan dan tidak dipungut biaya sama sekali. “Hidup kami pas-pasan. Pekerjaan saya hanya penjual Arloji , saya hanya pasrah dan berdo’a sama Allah agar diberikan yang terbaik buat putra saya,”Ungkap bapak dua anak tersebut.

Prestasi ini tentu menunjukkan bahwa seleksi penerimaan anggota Bintara Polri tahun 2018 benar – benar bersih dan transparan Kabagsumda Polres Bangkalan Kompol Abdul Cholik ,SH. Juga menuturkan hal serupa, bahwa penyeleksian Bintara Polri 2018 memang sangat ketat dan akuntabel. “Tidak ada istilah namanya titipan yang terpilih adalah mereka yang memang memiliki skill individual tinggi, kerja keras, pantang menyerah,  dan memang yang terbaik.

Shodiqul Amin mengalahkan ratusan orang dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa siapa saja berhak memiliki cita-cita tinggi sebagai anggota Polri, bukti nyata yang dilakukan Shodiqul Amin walaupun anak seorang servis jam juga bisa mengangkat derajat keluarganya. (S@m)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here