Sekda Terima Peserta Festival Panji Internasional

0
30

Tulungagung, Sinar Pos, Rabu, 04/07/2018, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Ir. Indra Fauzi, MM ,menerima peserta Festival Panji Internasional yang datang ke Tulungagung. Dalam Penerimaan Peserta Festival Panji Internsional yang berjumlah puluhan orang diantaranya berasal dari Thailand dan Kamboja ini Sekretaris Daerah didampingi perwakilan Anggota forkopimda Tulungagung dan Kepala SKPD.

Pada kegiatan penerimaan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso tersebut para peserta festival disuguhi berbagai kesenian khas Tulungagung diantaranya tari reog gendang,tari gambyong mari kangen,dan tari tayub langen beksan serta berbagai kerajinan khas Tulungagung mulai dari batik tulis,kerajinan onix/marmer dan kerajinan souvenir lainnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Ir. Indra Fauzi, MM dalam sambutannya diantaranya mengucapkan terima kasih kepada Dirjen Kebudayaan Kementerian RI, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan kesempatan kepada Tulungagung untuk memperkenalkan kesenian dan kebudayaannya .

Lebih lanjut Ir. Indra Fauzi, MM menyatakan banyak potensi kesenian dan budaya yang berkembang di Kota Marmer. Beberapa diantaranya Jaranan Jawa, jaranan  senterewe, tayub, reog gendang, jaranan campursari, kentrung, ketoprak, dan lain sebagainya. Begitu juga budaya yang hingga sekarang masih dilaksanakan masyarakat, seperti jamasan Kyai Upas, upacara adat Ulur-ulur Telaga Buret, kirab pusaka Kyai Golok, Labuh laut, buceng robyong, dan lain sebagainya.

Indra malanjutkan Tulungagung juga memiliki wisata kuliner diantaranya lodho ayam, soto ayam rempah, punten pecel, sate kambing, sompil, dan lain sebagainya. Potensi wisata juga tak kalah menarik,yakni ada pantai Popoh, gemah, Kedung Tumpang, Klatak, Sidem, dan Sine serta Waduk Wonorejo dan lain sebagainya. ”Tulungagung juga kaya akan produk unggulan. Salah satunya kerajinan marmer,” ujar Indra Fauzi.

Ketua rombongan Festival Panji Internasioanal  Drs. Nunus Suparti dari Kemendikbud RI dalam sambutannya diantaranya mengatakan Budaya Panji merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang berkembang dan tersebar diberbagai wilayah. Diantaranya Jawa, Kalimantan, Bali, Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Myanmar dan Filiphina.” Karena itulah,muncul cerita Panji berbagai versi,”kata nya.

Nunus Supardi, juga mengatakan, masyarakat Jatim memiliki kekayaan,salah satunya cerita Panji. Sayangnya ,hal itu kurang diperhatikan. Terbukti,banyak pelajar belum mengetahui apa itu cerita Panji.Cerita Panji muncul dari Kerajaan Kadiri dan Jenggolo. Dari dua kerajaan itulah, terjadi kisah asmara layaknya kisah Romeo dan Juliet.”Hadirnya saudara-saudara dari Thailand dan Kamboja menunjukkan cerita panji bukan hanya milik Indonesia,”ujarnya.

Dia melanjutkan, UNESCO sudah menyetujui cerita panji masuk dalam daftar memory of the world (memori dunia, Red). “Artinya, sekarang sudah menjadi milik dunia. Dan cerita panji sumbernya berasal dari Jawa Timur,” jelas Nunus. Ketika berada di pendapa, perwakilan  peserta Festival Panji Internasional juga diberi cinderamata kas Tulungagung oleh Sekertaris Daerah . ( Har) .

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here