Kecewa Dan Merasa Di Curangi Tim Mantap Demo Panwaslu Sampang

0
45

Sampang, Sinar Pos

Pasca pelaksanaan rapat pleno Rekapitulasi penghitungan suara dari KPUD Sampang, pada tanggal 5 Juli 2018 Tim paslon no 2 (Mantap) H.Hermanto Subaidi – H.Suparto tidak menerima keputusan KPUD, di sinyalir ada banyak kecurangan dari KPU dan Panwaslu Sampang.

Maka pada hari Senin (9/7) terjadi Demo besar dari ribuan massa pendukung Mantap yang datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sampang, yang di momotori oleh para kyai.

Pantauan Sinar Pos di lapangan, aksi unjuk rasa tersebut di mulai dari depan Sekolah Kejuruan Negeri ( SMKN 2) jalan Syamsul Arifin Kelurahan Polagen Sampang, aksi tersebut di mulai sekitar pukul 10.15 Wib dan menuju kantor Panwaslu Sampang.

Tujuan kedatangan ribuan massa tersebut untuk mendesak Panwas mundur dari jabatannya, di duga tidak transparan dan netral dalam pelaksanaan Pilkada Sampang, massa pun mengepung kantor Panwaslu Sampang yang di jaga ketat oleh Aparat.

Sementara perwakilan aksi menggelar rapat tertutup terkait dua surat Panwaslu Sampang yang di layangkan ke KPU dan Banwaslu Provinsi Jatim secara subtansi berbeda.

Korlap Aksi Imam Bukhori menyatakan, panwaskab pada tanggal 7 Juli 2018 hampir bersamaan mengeluarkan dua keputusan, keputusan pertama mengajukan permohonan pembukaan kotak untuk mendapatkan kepastian C7 kepada KPU Sampang guna sebagai bahan penyidikan serta uji material.

” Tapi tiba-tiba keputusan itu dianulir tanpa ada tindakan lebih lanjut dengan mengeluarkan keputusan baru dalam waktu singkat yang menyatakan seluruh pengaduan daru tim Mantap tidak mengandung unsur pelanggaran, tidak cukup dua alat bukti”, ungkapnya.

Dari itulah keputusan inkonsitensi telah menyebabkan Panwaslu Sampang melanggar keputusannya sendiri dan telah menyalah gunakan kewenangannya, tambah imam.

Massa menunggu hasil pertemuan para perwakilan pendukung Mantap cukup lama membuat massa tidak sabar, sehingga massa berbuat anarkis dengan melempari batu ke arah kantor Panwaslu yang di jaga ketat oleh Aparat.

Sehingga aparat mengambil tindakan tegas mengeluarkan tembakan ke atas sebagai tanda peringatan, namun massa tidak mengindahkan maka aparat mengeluarkan gas air mata kepada para pendemo.

Tidak lama situasi bisa di kendalikan, perwakilan pendukung mantap keluar dan membawa hasil dari pertemuan tersebut dan membacakan hasil pertemuan di depan ribuan massa pendukung.

Hingga berita ini di tulis perwakilan aksi para kyai dan ribuan massa pendukung Mantap menuju kantor KPUD Sampang. (san /to

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here