Silaturrahim Dan Halal Bihalal Keluarga Besar ASPERINDO DPW Jawa Timur

0
83

SURABAYA, SINAR POS –  Keluarga Besar Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres (ASPERINDO) DPW Jawa timur (Jatim) Menyelenggarakan Halal Bihalal di Hotel Novotel Surabaya Sabtu (30/6).

Koordinator Wilayah IV (Jabar, Yogya, Jateng, Jatim) Ardito Soepomo menyatakan, kegiatan ini bersifat silaturrahim dan Halal bihalal, meng akrabkan anggota dan disini merupakan satu tempat dimana kita bisa berbagi kasih dengan anak yatim, juga saya ingin menanamkan dari ketua umum sampaikan bahwa kita harus setiap kegiatan Asperindo dimanapun kita selalu berbagi dengan anak yatim, sehingga kita selalu mengingat anak yatim, kalau bisa juga  berbagi dengan panti wreda karena kita juga akan menjadi tua yang kemungkinan anak anak kita sudah mendahului kita ataupun bisa melupakan kita ujarnya.

Anak yatim diundang yang hari ini 18 yang mana kita Asperindo berumur 18 tahun. Dari yayasan Nur Iman. Sekarang ini yang bergabung di Asperindo 91 perusahaan di Surabaya, sedang di Jatim ada DPD Malang, Kediri, Jember sama Madiun.

Masalah Bom, pengiriman tidak terpengaruh, karena sebetulnya tidak ada kaitannya. Tetapi pihaknya selalu memberikan kenyamanan ke pihak Airlines maupun ke pihak teman teman dishub di jalan, kita bawa pengiriman customer itu tidak ada indikasi Bom maupun keterlibatan  Narkoba atau apa,   karena kita juga berusaha untuk meminimalisir pengiriman itu sendiri. Katanya.

Pemeriksaan paket itu tidak ada, karena itu hak customer untuk memberikan suatu statemen, misalnya, Pak ini isinya apa dia kadang-kadang belum tentu sama, tapi kita istilahnya dari pengalaman itu bisa kita indikasikan, ini kiriman benar atau kiriman narkoba, maupun bom segala macam, gelagatnya sudah bisa terbaca.

Peningkatan sampai H minus 10 masih  10%, tapi begitu menginjak H ,minus 10 itu peningkatan sampai 20 – 25% dibandingkan tahun sebelumnya. Prosentase pengiriman kalau sudah mendekati lebaran lebih banyak lewat ini, selama ini trading banyak, udara juga banyak, tapi mendekati hari H, dari Airlines sendiri membatasi, karena penumpang sendiri barangnya juga banyak, jadi mendekati hari H, untuk udara lebih mendominasi dari pada yang di darat. Karena truck sudah tidak boleh lagi, karena H minus 7 ijin untuk truck tidak boleh jalan. H minus 4, kereta api juga tidak mengirim barang, jadi pasti kembali ke udara ucapnya.

Mengenai Pencabutan surat ijin oleh Pemerintah, itu sudah kembali ke masing masing  perusahaan, kami sebagai asosiasi hanya bisa menghimbau, mengingatkan kepada teman teman, bahwa karena untuk mengurus itu susah, jadi sebaiknya tolong dipelihara ijin yang sudah ada.tutur Ardito Soepomo. (Nwi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here