FINAL ANOUNCEMENT Symphosium and Vertibular Workshop

0
100

SURABAYA, SINAR POS

Divisi   THT (Telinga Hidung Dan Tenggorokan ) RSUD  Dr Soetomo Surabaya, menggelar Pers Confrence  membahas tentang Simposium Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan  THT-KL yang akan dilaksanakan di Hotel Bumi Surabaya 30 Juni – 1 Juli 2018. Di Ruang Zaman Zakir divisi THT  RSUD Dr Soetomo Surabaya Jum’at (22/6).

Ketua Panitia,  Diar Mia Ardani, dr., Sp.T.H.T.K.L (K), FICS Menyatakan, Update on Geriatric Otorhinolaryngology Head & Neck Surgery XVI, Ilmu Kesehatan Telinga, Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher  ini adalah kegiatan rutin dari departemen  Ilmu kesehatan  THT KL  Dr Soetomo bekerja sama dengan Perhimpunan Pemerhati KL jatim utara. Kegiatan ini adalah kegiatan rutin tahunan, sekarang yang ke XVI, mengambil topik Geriatric atau manula, karena tujuannya  salah satunya tujuan nasional adalah untuk  manusia Indonesia yang berkualitas bahkan  sampai di usia lanjut. Ujarnya.

Yang dibahas penyakit Telinga Hidung Tenggorok yang ada pada manula, diantaranya gangguan menelan pada manula, kemudian obat obat apa yang cocok dan apa yang tidak cocok pada manula yang  mengalami gangguan pendengaran, atau gangguan berbicara, misalnya parau, sesak, kemudian bagaimana menangani gangguan suara parau pada manula, bagaimana latihan menelan kalau ada kesulitan  menelan pada orang tua, kemudian bagaimana penanganan trauma wajah, kalau orang kecelakaan kan tidak melihat umur, tapi pada manula itu bagaimana penanganannya kalau kecelakaan pada manula. Soalnya tulangnya kan sudah berbeda, kemudian kalau manula kena kanker, kalau mengobati,  ilmu terapinya seperti apa, kemudian gangguan vertigo atau gangguan keseimbangan pada manula, itu yang dibahas katanya.

Ditambahkan dr Diar Mia, target 300 peserta, sementara  yang sudah terdaftar ada 200, nanti yang 100 on seats, itu dr umum, spesialis THT-KL, dr yang lagi pendidikan untuk umum, dr yang lagi pendidikan spesialis, paramedis, yang berminat, terutama  untuk manula, sehingga karena topiknya manula, tidak ada dr THT nya.

Pembicara dari lingkungan sendiri, moderator minta dari luar, Prof Sri Herawati, dari departemen lain seperti dr Agus Ali Fauzi, dari Paliati, dr Rwahita. Juga ada dari penyakit dalam yaitu dr Jusri Ichwani.

Harapan kedepan, acara ini tetap berlangsung, karena ini  juga  merupakan amanat dari profesi pendidikan Dokter yaitu bahwa dokter harus tetap berkarya selain dibidang pelayanan, pendidikan dan penelitian. Sedangkan ini pendidikan, rutin tahunan di institusi pendidikan yang ada di jatim ini. Tutur  Diar Mia Ardani, dr.,Sp.T.H.T.K.L (K), FICS.(Nwi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here