Kasus Penganiayaan di By Pass Cukir Yang Viral di Medsos Berakhir Di Balik Terali Besi Dua DPO

0
55

Jombang, Sinar Pos

Kejadian penganiayaan sekelompok remaja yang dilakukan dengan cara pengeroyokan pada hari kamis (7/6) di by pass Cukir Kecamatan Diwek yang sempat viral di medsos berakhir dengan penangkapan para pelaku.

Dalam kejadian ini telah di tangkap para pelaku pengeroyokan MRH (15), AKG (15), MFR (17), MMP (16), AM (20) masing masing beralamat di Dusun Seblak Desa Kwaron Kecamatan Diwek dan AFJ (17) beralamat di Dusun Cukir Desa Cukir Kecamatan Diwek. Dua orang masih DPO yaitu SH (20) dan AA (16) masing masing asal Desa Kwaron Kecamatan Diwek.

Sementara itu yang menjadi korban adalah LRP (15), YML (17), BSG (14), EP (16) yang masing-masing beralamatkan di Desa Mojowangi Kecamatan Mojowarno dan AG (16) asal Desa Mojojejer Kecamatan Mojowarno.

Dalam keterangan press release Polres Jombang pada Senin (11/6) kejadian terjadi sekira pukul 12.00 wib di by pass Cukir. Bermula dari rasa cemburu MRH terhadap korban EP yang di tuduh oleh pelaku telah mengganggu pacarnya.

Pelaku lantas mengajak korban bertemu di by passĀ  Cukir. Namun saat korban datang ke lokasi bersama dengan 4 kawannya. Pelaku datang bersama 7 orang kawannya dan setelah cekcok mulut terjadilah peristiwa pengeroyokan terhadap para korban.

Akibat peristiwa ini para korban mengalami luka lebam dan lecet di bagian kepala belakang hingga berdarah, punggung, pipi dan tangan.

” Para pelaku pengeroyokan kita jerat dengan pasal 80 UURI No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak Jo pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara”, jelas kasat reskrim polres Jombang AKP. Gatot Setyo Budi, SH. (rd)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here