YLKI BERI PENGHARGAAN PADA POLRES BLITAR

0
97

Blitar, Sinar Pos

Setelah bupati biltar Drs H Rijanto MM, memberikan penghargaan atas prestasi menekan angka kriminalitas di kabupaten Blitar pada 4/6/2018, giliran Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia YLKI Blitar Drs DADIK SETIYO WAHYUDI memberikan penghargaan ke Polres Blitar atas keberhasilan  dalam “Upaya peningkatan Penjeraan kepada Penjual Miras yang dapat membahayakan Jiwa  para Konsumen” yang diwakili Waka Polres Kompol ANDI YUDHA PRANATA S.H, S.IK. pada apel pagi kamis 7/6/2018 dihalaman Polres Blitar.

Dihadapan pejabat polres Blitar saat apel pagi Drs DADIK SETIYO WAHYUDI menyampaikan akan keberadaan YLKI di Blitar yang selalu mendukung penuh upaya yang dilakukan Polres Blitar dalam memberantas peredaran Minuman keras oplosan dan memproses secara hukum bila ada unsur pelanggaran pidana, karena keberadaannya bukan hanya merugikan indifidu akan tetapi secara umum keberadaan miras sangat meresah masyarakat yang juga sebagai konsumen. Tutur Dadik

Drs Dadik Setiyo Wahyudi juga mengapresiasi upaya polres Blitar memberikan efek jera pada penjual miras di kabupaten Blitar sebagai bukti dilapangan penjual miras populasi sangat menurun drastis itu membuktikan kinerja kepolisian layak mendapatkan penghargaan dari kami YLKI sebagi lembaga perlindungan konsumen yang beralamat di jl Diponegoro no 40 kota Blitar,  dalam waktu dekat kami juga akan segera membuat MoU (Memorandum of Understanding) pengawasan dan penindakan agar kedepan keberadaan peredaran miras Oplosan khususnya bisa benar benar hilang dari bumi Blitar. tutup Dadik Setiyo Wahyudi

Waka Polres Kompol ANDI YUDHA PRANATA, SH, S.I.K, menyampaikan Khusus miras oplosan polres Blitar akan terus berkolaborasi dengan YLKI dan juga masyarakat serta lembaga lain, agar dalam penerapan dan tindakan setiap pelanggaran miras ditindak dari unsur pidana terlebih dahulu, maraknya Miras Oplosan disinyalir karena penindakan yang selama ini masih bernaung pada Tindakan Pidana Ringan TIPIRING, Sehingga langkah yang ditempuh masih bersifat pembinaan, belum mengarah ke  pidana, untuk itu setiap kasus miras oplosan harus dicari unsur-unsur pidana bila tidak terpenuhi baru kita TIPIRINGKAN. tegasnya Kompol ANDI YUDHA P.

Waka Polres Kompol ANDI YUDHA PRANATA, S.H, S.I.K,  menambahkan,  Miras Oplosan sudah menjadi isu nasianal yang tidak mungkin kepolisian bekerja sendiri akan tetapi kepedulian masyarakat, lembaga dalam membantu proses pengawasan itu menjadi sangatlah penting demi terciptanya keamanan dan ketertipan secara menyeluruh sehingga bisa dirasakan seluruh masyarakat. Ungkapnya Kompol ANDI YUDHA P. (Nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here