Polres Bangkalan Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2018

0
44

Bangkalan, Sinar Pos

Gelar Apel Pasukan ketupat Semeru 2018  yang dilaksanakan di Mapolres Bangkalan,  dilanjutkan pemusnahan barang bukti tumpas narkoba selama bulan romadhon, AKP Boby Tambunan, S.I.K, S.H, memusnahkan 600 botol berisi minuman keras dimusnahkan berbagai merek di Halaman Mapolres Bangkalan. Barang bukti tersebut diamankan dari giat razia dalam Ops Pekat Semeru 2018.

Pemusnahan dilakukan dengan  menuangkan minuman keras ke kedalam tong. “Masih kata kapolres beliau menegaskan, dengan disita dan dimusnahkannya miras sebanyak itu, menunjukkan polres Bangkalan kesungguhan memberantas peredaran minuman keras. “Ini bukti nyata Polres Bangkalan benar-benar serius berantas peredaran miras,” Ungkapnya.

Hal itu juga dilakukan untuk menciptakan kondisi aman menjelang Pilkada dan Lebaran. Miras juga kerap menjadi pemicu aksi kejahatan dan kecelakaan sehingga perlu adanya perhatian yang serius.

Apel gelar pasukan tersebut tampak di hadiri beberapa unsur di antaranya Polri, TNI , pemda dan Instansi terkait. Giat operasi ketupat semeru akan dilaksanakan selama 18 hari, yakni mulai tanggal 07 s/d 24 Juni 2018. Selain itu, giat operasi melibatkan 173.379 ribu personil pengaman gabungan.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan menyampaikan, rencana disusun melalui serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ramadania pada tahun 2017 disertai analisa gangguan Kamtibmas di tahun 2018, sehingga pelaksanaan operasi pada tahun ini setidaknya terdapat 4 potensi kerawanan yang kita harus diwaspadai bersama.

“Pertama Potensi kerawanan  stabilitas harga dan ketersedian bahan pangan yang biasanya dilakukan oleh mafia pangan. Dan kedua yaitu masalah kelancaran arus lalu lintas saat arus mudik dan arus balik. Dan  ketiga kerawanan yang perlu kita harus antisipasi Seperti (curat),(curas), (curanmor), (copet), dan maling rumah disaat kosong, dan juga begal, kerawanan ke empat adalah ancaman tindak pidana terorisme, pungkasnya.

“Masih kata kapolres Bangkalan , dalam giat operasi ketupat semeru ini pihaknya menerjunkan 139 pasukan personil polisi dan ditambah dari anggota TNI.

Sementara yang menjadi target utama adalah giat operasi yakni di akses tol jembatan Suramadu. Sedangkan untuk pos pengamanan dan pelayanan ada lima, diantaranya di Pasar (Patemon), Pasar (Tanah Merah), dan Pasar (Blega), dari tempat yang kami sebutkan  dianggap sangat  rawan kemacetan.

“Untuk beberapa titik yang dianggap rawan kriminalitas,demi kenyamanan dan kelancaran arus mudik, kami akan menempatkan personel dari Satreskrim Opsnal maupun dari Polsek untuk meminimalisir potensi terjadinya kriminalitas, Ungkapnya.

Himbauan kapolres, semuanya akan dilakukan penekanan pre-emtif dan pencegahan preventif, serta himbauan kepada masyarakat yang mau mudik agar supaya periksa kelayakan kendaraan sebelum kita gunakan. Dan Waspada akan perbuatan kriminalitas di jalan, sebelum mudik pastikan rumah dalam keadaan terkunci, alat-alat yang terhubung dengan arus listrik diputuskan terlebih dahulu untuk mengantisispasi dan mencegah apa yang kita tidak di inginkan.

“Sementara itu para penjual miras yang terjaring razia, kami berikan sanksi tindak pidana ringan maka jika masih nakal akan kami proses secara hukum” Ungkap kapolres Bangkalan.(Samsudin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here