Komperensi Daerah DPD Pergerakan Pelajar Indonesia Raya

0
140

SURABAYA, SINAR POS –  DPD  Pergerakan Pelajar Indonesia Raya (PERINDRA), menggelar  Konferensi dan Sosialisasi  4 Pilar Kebangsaan dengan Tema : Mewujudkan Konsolidasi  Parindra Modern dan Mandiri, Sub Tema, Mengamalkan dan menggelorakan nilai-nilai Pancasila yang terkandung didalam Demokrasi dari Kehidupan Bangsa Indonesia di Hotel Sahid Surabaya Senen  (28/5).

Wakil Ketua MPR RI, DR. A. Basara Ma, Menyatakan,  Bung Karno mengatakan di Indonesia lahir sebuah Ideologi  yang tidak mengikuti komunis dan tidak mengikuti  Liberalisme, ideologi itu Saripatinya Bangsa Indonesia, namanya Pancasila, Pancasila kata Bung Karno tidak mengikuti Paham Komunisme Dan Paham  Liberalisme danKapitalisme,  Ia Mengatakan Pancasila lebih baik dari Komunis karena Pancasila punya sila Ketuhanan Yang Maha Esa, Karena ajaran komunis di ajaran Aretika materialismenya mereka menolak  adanya Zat yang bersifat Theis, karena itu mereka menganut atheisme, bukannya mereka katakan pancasila lebih baik karena punya sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Lalu Pancasila lebih baik dari Kapitalisme, Kerena kata Bung Karno Pancasila punya sila Keadilan sosial, karena kapitalisme, ekonomi dikuasai oleh Pemilik modal, Rakyat jelata tidak punya akses untuk memiliki sumber-sumber Ekonomi, Kata Bung Karno Pancasila kita punya sila Keadilan sosial, dan saya ingin mengatakan hal ini. Menjawab benturan Islam dan barat seperti tesisnya Samuel  H.  Saya juga ingin mengatakan Pancasila lebih baik, dari paham Khilafah Islamiah Al Isis, karena Pancasila punya sila Persatuan Indonesia. Karena paham Khilafah tidak kenal  territorial Nusantara,  tidak  kenal konsep sebuah Negara karena mereka membuat satu Paham Islamisme dunia dan dipimpin oleh seorang Khilafah.ujarnya.

Ditambahkan Basara, Saya bingung Pak Kiai, kalau khilafah itu ditrapkan di Indonesia, Kholifahnya itu dari NU apa dari Muhammadiyah, kalau soal menentukan kapan hari pertama puasa, dan kapan hilal itu sudah mulai Nampak sehingga kita bisa  berlebaran bersama-sama, tapi masih sering berbeda kita bisa bayangkan kalau kita memilih Kholifah apakan dari NU apakah dari Muhammadiyah, pasti jadi masalah yang tidak mudah untuk diselesaikan. Dan perlu di ingat, tidak ada satu Negara islam di dunia sekarang menggunakan konsep ke kholifahan, Saudi Arabia saja sebagai pusat kerajaan islam, negaranya saja berbentuk kerajaan. Tutur Basara.

Sementara itu Ketua umum Perindra, Mascot Siregar SE, menyatakan, ini konfrenda untuk memilih ketua  perindra tingkat provinsi jatim yang ke dua, untuk periode 2018- 2021. Untuk kandidat kita berharap untuk mencapai mufakat, dari semua DPC-DPC dari seluruh jatim, Dan hasil dari konferda inilah yang akan disampaikan ke DPP untuk diterbitkan SK-nya. Pihaknya  juga berharap ketua terpilih dari konferda menyusun kepengurusannya mulai dari jajaran sekretaris sampai ke biro-biro nantinya. Ujarnya.

Jumlah anggota  ribuan, sudah bertebaran di semua cabang cabang di 38 kabupaten kota jatim.  Yang di perjuangkan menurut Mascot adalah Demokrasi, keadilan, dan juga mewujudkan  kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Kami mengundang Basara untuk menularkan pikiran dia yang positip kepada para pemuda, bagaimana cara melawan radikalisme, sekarang lagi maraknya.  Sebagai DPP saya sangat prihatian atas kejadian itu, juga ikut berbelasungkawa atas meninggalnya korban kejadin Bom kemarin. Semoga para pemuda dan pelajar tertular dari pidato Basara tadi. Tutur Mascot. (Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here