Tuntut Pelaku Pemalsuan Tanda Tangan Dan Stempel Di Hukum, Warga Desa Gunung Maddah Demo Kejaksaan Sampang

0
82

Sampang,Sinar Pos – Ratusan warga Desa Gunung Maddah Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang, turun jalan dan mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri setempat guna mintak kejelasan dan keadilan terkait kasus pemalsuan stempel dan tanda tangan dokumen desa yang di lakukan salah satu oknum warga Desa setempat yaitu Ismail, Selasa (22/05/2018).

Dalam pantauan Sinar Pos, aksi tersebut dimulai diarea depan Lapangan Wijaya Kusuma Sampang, dengan bersama sama ratusan warga dari Desa Gunung Maddah menuju kantor Kejaksaan Negeri Sampang,sambil melontarkan kepada penagak hukum untuk segera menahan ismail .

Sementara berdasarkan informasi yang di himpun, kepolisian sudah menerapkan pasal 263 tentang pemalsuan surat serta berkas sudah di limpahakan ke Kejaksaan dan sdh P21, namun sampai saat ini Ismail belum dilakukan penahan oleh pihak hukum.

Koordinator Aksi Fery mengungkapkan, bahwa Ismail sudah di tetapkan tersangka oleh penyidik tetap kenapa masih berkeliaran karna sudah terbukti melakukan pemalsuan tanda tangan dan stempel pada Dokumen Desa, kami percaya pada Kejaksaan karna sudah membuktikan dan menandatangani surat pernyataan yang kami berikan, jika nantik masih belum ada tindakan maka kami Warga Gunung Maddah akan turun jalan lagi dengan massa yang lebih banyak, tandasnya.

Sementara Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sampang Joko Suharyanto mengaskan,” pihaknya sudah berencana akan melakukan pemeriksaan tahap kedua, sedangkan P21 sudah beberapa hari yang lalu dan tinggal menunggu pemberian barang bukti tersangka oleh penyidik Polres Sampang”,

Sementara tindak lanjut kasus tersebut akan menunggu hasil kesimpulan dari Jaksa, apakah akan di lakukan penahanan atau tidak, itu masih kita musyawarahkan,karna mengacu pada pasal 263 bisa di lakukan penahanan terhadap tersangka tentunya, tegasnya. (san/minto)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here