Bus Mira Tabrak Bus Pariwisata di Kertosono Nganjuk, Tiga Tewas

0
187

NGANJUK, SINAR POS

Kecelakaan yang melibatkan armada bus terjadi di Jalan Raya Surabaya-Nganjuk tepatnya di Dusun Klinter, Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, jawa Timur, Sabtu (12/5/2018). Tiga orang tewas akibat kecelakaan tersebut.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata Agam Tungga Jaya dengan nopol AE 7262 UP dengan bus PO Mira dengan nopol S 7217 US itu terjadi sekira pukul 05.00 WIB.

Kecelakaan tersebut bermula saat bus Mira melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Barat ke Timur. Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bus Mira syarat dengan penumpang itu hendak mendahuli kendaraan di depannya.

“Bus ngambil jalur kanan, sepertinya mau mendahuli kendaraan di depannya,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian, Rohmadi.

Nahas dari arah yang bersamaan, bus pariwisata yang dikemudikan Yanuar Setiawan (27), asal ener Kaligentong RT 03 RW 05, Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah melaju dengan kecepatan sedang.

Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Kerasnya benturan, membuat tiga orang penumpang tewas di lokasi. “Sepertinya ada yang meninggal tadi, kalau tidak salah tiga orang,” imbuhnya.

Dari data yang dihimpun, tiga orang tewas diketahui merupakan penumpang bus Mira. Jenazah ketiganya langsung dievakuasi ke RSUD Kertosono Nganjuk, guna dilakukan visum. Sementara sang sopir bus langsung diamankan petugas.

Berikut tiga korban tewas akibat kecelakaan bus pariwisata dan bus Mira di Kertosono, Kabupaten Nganjuk :

 

  1. Nur Hadi (52) warga Desa Joho, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Mengalami luka pada kepala dan meninggal di lokasi.

 

  1. Feri Indriyasih (26) Jalan Pangsud I/14 RT 03 RW 03, Desa Mangundikaran, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk. Mengalami luka di kepala dan meninggal di lokasi.

 

  1. Mr X, penumpang PO Mira. Mengalami luka pada kepala dan tewas di lokasi kejadian.(Agung)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here