Polres Tanjung Perak Surabaya “Meringkus Sindikat Penipuan.

0
67

Surabaya Sinar Pos

Polres PelabuhanTanjung Perak gelar ” Pers Releease” ungkap 4 Tersangka Kasus tindak Pidana Penipuan didepan Mapolres pada hari senin 07/05/2018 pukul 15:00 Wib.

Kapolres Tanjung Perak menjelaskan terungkapnya kejahatan ke 4 ( empat) pelaku berawal dari saksi pelapor a/n Raga Ihsandra, 36 tahun, pekerjaan,\ Polri, alamat Jl. Kalianget no. 1 Surabaya, pada hari Jum’at tanggal 20 april 2018, korban selaku staf keuangan dihubungi tersangka A, yang mengaku sebagai Kapolres pelabuhan Tanjung Perak dengan tujuan meminjam uang dan akan diganti dengan Cek, kemudian kira-kira pukul 08:40 korban mentranfer uang sejumlah Rp. 70 juta ke rekening a/n Nunung yang akhirnya diketahui dipegang oleh tersangka, M, selain itu korban juga diminta mentranfer uang sejumlah Rp. 80 juta kerekening an. Hasbulloh yang diketahui dipegang oleh tersangka R ( DPO) setelah uang diterima oleh kedua ( 2) tersangka, kedua pelaku langsung menarik tunai uang tersebut, lalu ditranfer ke rekening yang dipegang tersangka A setelah pemotongan 20% sesuai kesepakatan pelaku, sekira pukul 13:00 Wib Korban menemui Kapolres dengan maksud melaporkan Prihal uang yang ditranfer, saat itulah diketahui bahwa kapolres tidak pernah meminjam uang, atas kejadian tersebut akhirnya korban membuat laporan Polisi, Ucapnya_

Atas dasar laporan Korban, Kapolres segera lakukan upaya penangkapan terhadap tersangka, bekerja-sama dengan Polda Metro Jaya, dan polisi berhail menangkap 4 (pekaku) di tiga tempat yang berbeda, tersangka C dan H tertangkap disebuah Apartemen dikawasan Jakarta Timur, tersangka M tertangkap di Cianjur jawa Barat, tersangka A yang terakhir tertangkap di Makasar Salawesi Selatan yang sebelumnya sempat melarikan diri ke Kendari Sulawesi Tenggara, satu tersangka lagi masih dalam pengejaran ” Jelasnya.

 

Lanjut, AKBP. Antonius Agus Rahmanto SIK. MSI. mengatakan 4 ( empat) pelaku merupakan anggota  keluarga, berkolaborasi, melakukan kejahatan penipuan dengan peran masing- masing, Tersangka A merupakan otak utama, berperan sebagai mencari sasaran serta menghubungi Korban dengan mengaku mengatas namakan Para Pejabat di berbagai instansi pemerintahan diberbagai wilayah Indonesia ” tersengka H  dan Tersangka C berperan menyiapkan Kartu telepon Celluler yang digunakan tersangka melakukan penipuan, sedangkan tersangka M dan R yang kini masih buron berperan sebagai penampung uang hasil Penipuan yang ditranfer oleh korbannya, menggunakan Kartu ATM milik orang lain, kemudian mengambil uang secara tunai dan men ranfer kembali kerekenig tersangka A setelah pemotongan 20%” ujarnya.

Dari hasil penangkapan polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa, beberapa unit Hp, beberapa kartu ATM, beberapa buku Tabungan dan Uang tunai,  menurut pengakuan dari Tersangka hasil Kejahatannya uang tersebut habis dibuat hura- hura serta mengkomsumsi Narkoba, atas perbuatannya ke 4 pelaku akan dijerat pasal 378 KUHP dan akan mendekam dibalik jeruji besi.

Di akhir Pres Releease, Kapolres Menghimbau kepada Masyarakat, agar jangan mudah percaya kepada orang yang mengaku dari anggota kepolisian atau mengaku pejabat pemerintahan dengan dalih meminta sumbangan atau bantuan sekali lagi jangan Percaya ” tandas Perwira Melati 2 dipundaknya.( Sunarto/Abd Qodir)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here