Omzet Puluhan Juta, Kapolda Jatim Nyatakan Perang Terhadap Peredaran Miras

0
70

Sidoarjo, Sinar Pos

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, mengapresiasi atas berhasilnya penggerebekan yang dilakukan oleh Polresta Sidoarjo. Diketahui sebelumnya, Polresta Sidoarjo telah melakukan penggerebekan tempat pengoplosan minuman keras (Miras) yang berada di RT 04 RW 04 Desa Janti Kecamatan Tulangan Sidoarjo.

Dikatakannya, keberhasilan Polresta Sidoarjo dalam penggerebekan tempat pengoplosan miras ini, pihaknya sejak dari dulu nyatakan perang terhadap peredaran miras di wilayah Jawa timur. “Dampak dari miras oplosan terbukti dengan banyaknya kasus meninggalnya korban miras tersebut” tegasnya saat tinjau lokasi pengoplosan. Sabtu (28/04/2018).

Kapolda menjelaskan, komposisi miras yang dioplos oleh para tersangka di Tulangan ini terdiri dari kayu doroputih, pewarna, alkohol 70% dan busa sabun sanget membahayakan kesehatan. “Dari hasil oplosan itu akan menimbulkan penyakit kanker, bahkan bisa berakibat kematian” jelasnya.

Sementara itu, tersangka utama MS sekaligus pemilik usaha miras saat ditanya Kapolda mengatakan, bisnisnya ini dalam satu bulan bisa memproduksi 300 krat dan mendapatkan untung sebesar Rp 30 juta.

Ia juga mengaku, untuk pemasaran dirinya menjual ke tempat hiburan di sekitar GOR Sidoarjo dan wilayah Kecamatan Krian. “Saya pasarkan di wilayah Sidoarjo saja, karena sudah berlangganan” ucapnya.

Para tersangka ini tidak mau meninggalkan bisnisnya, karena keuntungan yang diperoleh besar. Selain itu, mereka sudah banyak pelanggan yang siap order dari produksinya. “Para tersangka ini diperkirakan sudah enam bulan menjalankan bisnis ini di Sidoarjo” tutur Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji.

Himawan menjelaskan, untuk mengelabui petugas para tersangka selalu berpindah-pindah tempat dalam menjalankan bisnisnya. Sebelumnya, juga pernah menjalankan bisnisnya di wilayah Rungkut Surabaya. ” Saat di Sidoarjo inilah, bisnis ilegalnya berhasil kami ungkap” tegasnya.

Diketahui, pengoplosan miras di Tulangan ini ada empat orang tersangka yang sudah diamankan. “Sesuai arahan Kapolda Jatim, kasus ini akan kami kembangkan hingga ke akarnya” tandasnya.(Znr)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here