Seleksi Paskibraka Kab. Kediri Tahap Pertama 2018 Mulai Digelar

0
19

KEDIRI SINAR POS – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik memulai seleksi calon Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) Tahun 2018. Sebanyak 498 peserta yang berasal dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kediri baik negeri maupun swasta, mengikuti seleksi yang dilaksanakan di halaman belakang Pemkab Kediri, Sabtu (10/3).

Pelaksanaan seleksi diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri Drs. Mujahid, MM. Dalam amanatnya ia menyampaikan bahwa Kabupaten Kediri merupakan salah satu daerah yang memiliki prestasi Paskibraka. Tiap tahun selalu ada perwakilan Paski dari Kabupaten Kediri baik putra maupun putri yang masuk Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Bahkan ada yang sudah masuk Paski Tingkat Nasional. Prestasi ini diraih karena ada kekompakan mulai dari jajaran Panitia, Pelatih dan peserta Paski itu sendiri. “Yang tidak kalah penting, prestasi Paski diraih karena proses seleksi yang fair dan obyektif. Artinya jajaran panitia dan tim seleksi melakukan penilaian dengan menggunakan standar-standar yang telah ditetapkan.

Tidak ada dikotomi, tidak melihat apakah peserta adalah siswa SMA, MA atau SMK, semua sama. Ukuran yang digunakan jelas dan terukur, mereka yang tidak memenuhi syarat pasti tereliminasi,” tegasnya.

Kepada seluruh peserta ia mengatakan bahwa kegiatan ini adalah seleksi awal setelah mereka lolos seleksi administrasi. Untuk itu peserta harus mempersiapkan diri baik fisik maupun mental. “Jika seleksi hari ini lolos, maka persiapan selanjutnya harus diperhatikan. Kecepatan, ketepatan saat hadir, dan konsentrasi saat mengikuti kegiatan adalah hal yang sangat penting,” katanya.

Usai mengikuti apel, para peserta mulai mengikuti tahapan seleksi. Pertama semua peserta diminta untuk mengukur tinggi badan, untuk peserta putri minimal 160 cm dan putra minimal 165 cm. Beberapa peserta terlihat kecewa ketika akhirnya harus gugur di tahap seleksi postur tersebut.

Namun mereka tetap tinggal untuk memberi semangat pada teman-temannya yang lolos ke tahap berikutnya.

Selanjutnya para peserta menjalani tes samapta berupa lari mengelilingi lapangan selama 10 menit. Tes ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan fisik dari masing-masing peserta. Sebelum lari, para peserta diharuskan mengecek tekanan darah yang dilalukan oleh para tenaga medis dari Puskesmas Ngasem.

Dengan semangat seluruh peserta mengikuti tes samapta. Pelatih meminta mereka untuk pemanasan sebelum lari mengelilingi lapangan. Memasuki dua menit terakhir, pelatih akan memberikan aba-aba. Ini merupakan peringatan bagi mereka yang masih mampu berlari untuk lari lebih cepat guna mendapat nilai maksimal.

Beberapa peserta terlihat antusias dari start, berlari dengan cepat meninggalkan rekan-rekannya. Namun mulai lambat ketika sudah beberapa kali putaran. Bahkan ada yang tidak bisa menyelesaikan lari karena jatuh pingsan. Tidak sedikit yang bisa lari lebih dari lima putaran dengan kecepatan stabil.

Usai mengikuti tes samapta para peserta diminta berkumpul sambil menunggu pengumuman dari panitia. Beberapa anggota Purna Paskibraka Kabupaten Kediri yang berprestasi di Tingkat Provinsi dan Nasional datang dan membagikan pengalaman mereka.

Beragam pertanyaan terlontar, seperti tahapan seleksi di Tingkat Provinsi dan Nasional, tips-tips untuk bisa ke tahap selanjutnya serta suka duka mengikuti Paskibraka.

Juga ada yang sudah menjadi Anggota Polri, dan yang kemarin lolos saringan masuk Polri sementara ini ditempatkan di Polres Pare. Hal ini juga ditegaskan oleh salah satu Pelatih Calon Paskibraka Kabupaten Kediri Pelda Triyudha dari Kodim 0809 Kediri yang mengatakan bahwa dari Kodim 0809 Kediri, sudah dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten Kediri dengan 3 orang personil untuk ikut menseleksi Calon Paskibraka 2018 hari ini merupakan tingkat yang pertama. “Mudah-mudahan apa yang kita tuangkan baik dari rekan-rekan Panitia maupun Penguji, pada hari ini bisa membanggakan dan nanti hasilnya semaksimal mungkin bisa dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Kediri. Semoga nanti anak didik kita menjadi penerus bangsa dan negara kita, seperti yang diharapkan orang tuanya,” terang Triyudha.

Tidak hanya membangun fisik dan mental, penyelenggaraan seleksi Paskibraka merupakan wahana penguatan nasionalisme dan cinta tanah air. Seluruh tahapan seleksi dilakukan untuk melahirkan generasi yang tangguh, generasi yang tidak mudah terkontaminasi dengan berbagai hal yang berbenturan dengan ideologi Pancasila.

Acara terakhirpun dibacakan oleh salah satu Panitia dak dik duk derrr, apalagi kakak-kakak tingkat was-was, wajah cemaspun kelihatan kalau adek-adek tingkatnya tidak lolos, tangis haru mewarnai seleksi kali ini dan hasil akhir dari 498 terpilih 200 orang Calon Anggota Paskibaka (baca di Link Agenda Nama-Nama yang lolos seleksi). (AD/Komf/Kab/an)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here