Kemenhub Sosialisasikan 4 Permenhub di bidang Transportasi Laut

0
94

SURABAYA , SINAR POS – Kementerian Perhubungan  Republik Indonesia, Menggelar  Sosialisasi Peraturan Menteri Perhubungan di Bidang  transportasi Laut, di lingkungan Direktorat Jemderal Perhubungan Laut,  di Surabaya Jum’at  (13/4).

Staf Ahli Bidang Hukum Di Kementerian Hukum  Dan Hak Asasi manusia,  DR Umar Haris, mengatakan kepada Wartawan,  Kementerian Perhubungan,  Khususnya direktorat jenderal perhubungan laut,  mensosialisasikan 4 peraturan menteri  perhubungan,   pertama yang terkait dengan terminal khusus, dan terminal untuk kepentingan diri sendiri, itu bagian dari kepelabuhanan kemudian  masalah kompetensi dari para Pelaut, yang ketiga Perlindungan Maritim, mengenai keamanan dan yang satu lagi  masih terkait dengan keselamatan pelayaran.ujarnya.

Sosialisasi ini sebagai kewajiban kita yang dari regulator, sosialisasi itu yang pertama kalau rumusan utamanya menginformasikan kembali, terhadap peraturan menteri, atau peraturana perundang undangan yang telah dibuat.

Yang kedua bisa saja meng- evaluasi  masukan masukan kawan kawan kita di lapangan, untuk apakah peraturan yang dibuat ini, masih ada yang perlu disempurnakan apa enggak. Tetapi yang paling mendasar, kita sekarang,  kementerian perhubungan me reformasi  dan  menderegulasikan  aturan kemudahan untuk masyarakat. Perlu diketahui fungsi pokok dari dirjen perhubungan laut  atau kementerian perhubungan itu aspek Safety, keselamatan, keamanan, atau skill penyelenggaraan  perhubungan laut itu sendiri dan yang ketiga services  dan ditambah dengan compliance. Karena kita yang anda sekalian ketahui, untuk pelabuhan, untuk kapal kapal itu ada acuhannya dari ketentuan internasional, konfrensi internasional, yang namanya IMO (International Maritime Organisation) ada konfrensi  konferensinya. Kalau itu tidak copliance, tidak diakui karena itu wajib, mandatory (wajib), dari Negara Negara  Internasional, nanti kapal kita tidak bisa keluar, atau di audit menjadi black area.itu kan merugikan. ucapnya.

Perundang undangan ini sudah ditetapkan sejak akhir tahun lalu. Ada tahun sekarang, tapi kalau ada masukan tahun sekarang, misalnya masih ada keluhan pelanggan, Pak, persyaratannya terlalu banyak, itu kita evaluasi dalam sosialisasi ini. Jadi sosialisasi hukum ini perkembangannya semakin maju, mengasih tahu peraturan, beliau menggali lagi masukan bagaimana lebih baik  katanya.

DR umar menambahkan, Harapannya tentu semakin memberikan  kemudahan  kepada masyarakat  dari segi proses proses tersebut. Yang kedua semakin compliance terhadap persaratan persaratan misalnya tadi ada aturan yang disosialisasikan itu kompetensi dari seorang pemeriksa kapal, ini kalau dari pemeriksa pemeriksa tidak kompeten kan tidak bagus. Kita nanti meng evaluasi berapa jumlah pemeriksa, apa acuhan acuhan sewaktu pemeriksaan, apa kendalanya, misalkan dia memeriksa kapal asing, bahasa inggrisnya  tentu kita tes juga, kemudian standar standar SOP di pemeriksaan apakah sudah  kompeten  tuturnya. (Nwi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here