APERSI JATIM TARGETKAN 13000 RUMAH MBR

0
124

SURABAYA, SINAR POS –  Perkumpulan Pengembang perumahan Seluruh Indonesia (APERSI) Jawa Timur Melantik Dewan Pengurusnya  periode 2018 – 2013 di Surabaya Rabu (4/4). Tahun ini menargetkan bisa membangun 13.000 unit rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ketua Perkumpulan Apersi Jatim, Ir. Guruh Sapto Widodo mengatakan target pengembangan rumah MBR dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun ini lebih tinggi dari target tahun lalu yakni sebanyak 10.000 unit.
Angka backlog secara nasional saat ini sudah mencapai 11 jutaan, tapi pembangunan rumah MBR ini tidak hanya dibebankan kepada Perkumpulan Apersi tetapi juga asosiasi lainnya. Namun setidaknya di Jatim anggota kami ada 163 orang dan diharapkan bisa bangun 100 unit per lokasi tiap anggota, ujarnya.

Membangun rumah MBR memang cukup sulit karena batasan harga Rp130 juta dari pemerintah hanya menghasilkan margin yang kecil. Namun begitu, tahun ini Perkumpulan Apersi Jatim punya 5 program yang akan dikejar. Di antaranya adalah membangun sinkorinisasi dengan pemerintah daerah baik kota/kabupaten terutama menyangkut masalah perizinan, melakukan MoU dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk penyeragaman sertifikasi lahan terutama biaya pemecahan sertifikat yang diusulkan Rp500.000, menjalin kerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk pembiayaan, kerja sama dengan PLN untuk sambungan listrik dan PDAM untuk saluran air.

“Karena ini untuk rumah MBR, maka kami akan usulkan biaya pemecahan sertifikat itu Rp500.000, karena umumnya biayanya sekitar Rp900.000-Rp1 juta,” .

Guruh menambahkan, khusus kerja sama dengan pemda, pihaknya akan meminta pemda-pemda secara seragam dan sederhana dalam membuat skema pengurusan izin bangunan agar target mengurangi backlog perumahan dapat segera tercapai.tuturnya. (Nwi).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here