PERSI Jatim Upgrade Kompetensi Para Pemangku Kebijakan dan Manajernya

0
96

SURABAYA, SINAR POS –  Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Daerah Jawa Timur mengadakan acara Seminar dan Workshop Safari Manajemen dengan tema “Strategi Manajemen Rumah Sakit Dalam Upaya Meningkatkan Mutu dan Sustainabilitas di Era Universal Health Coverage”. Kegiatan Safari Manajemen ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pemangku kebijakan dan manajer sekaligus pemilik rumah sakit dalam rangka penjaminan mutu dan menyusun strategi menghadapi era universal health coverage. DI Hotel Bumi Surabaya Jum’at (23/3) hingga Sabtu (24/3).

Ketua PERSI Jatim, DR Dodo Anondo  mengatakan, Ini Safari yang ke delapan kalinya. Sudah mutar dari madiun, Kediri lamongan, Surabaya selatan, Surabaya sendiri, kemudian Surabaya selatan lagi, karena harusnya ini jatahnya madiun, karena keresidenan madiun masih banyak kendala maka kami terima kasih kepada Persi jatim karena ini bisa ditekel  oleh Surabaya bagian selatan.

Tujuan safari managemen ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan sesuai program  atau harapan  pemerintah  khususnya kementerian kesehatan, setiap rumah sakit itu harus meningkatkan kemampuan pelayanannya untuk lebih bagus. Maka persi jatim setiap tiga bulan sekali  mengadakan safari managemen  dilaksanakan oleh masing masing korwilnya untuk memberikan ilmu ilmunya atau tambahan program yang saat ini lagi tren.ujarnya.

Program safari managemen ini kami laksanakan terus menerus, inilah salah satu programnya persi jatim karena kita punya program safari managemen  bulan ini, maka dua tahun yang lalu persi jatim mendapatkan Award dari Persi Pusat  sebagai Persi yang punya Mutifasi dan gerakan gerakan kegiatan yang cukup banyak. Jangan kuatir bahwa Persi jatim  sesuai harapan ketua panitia tadi membantu bagaimana kalau ada kendala  yang terkait di JKN  dan sebagainya  tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia  Dr Sihwati Wiliujeng mengatakan safari managemen Persi jatim punya program yang berbeda dengan provinsi lainnya, dibidang managemen, Managemen itu dilaksanakan secara bergilir, wilayah ada tujuh, dilaksanakan setiap tiga bulan, tapi pelaksanaannya tidak semudah itu,  karena untuk mengkoordinir Direktur rumah sakit itu tidak gampang. Untuk hal ini sebetulnya korwil Madiun, karena berhalangan, dilaksanakan  korwil  Surabaya selatan. Ujarnya.

Intinya, Rumah sakit itu kondisinya rumit, pada saat ini masalahnya tidak sedikit, tantangannya  bertambah besar, tapi  dilain pihak  tuntutan pelayannya harus semakin bagus. Mutunya harus semakin tinggi karena tuntutan  masyarakat dibidang kesehatan tidak pernah surut, justru bertambah meningkat. Bersamaan dengan itu, maka yang dihadapinya, yang berhubungan  dengan JKN, BPJS, dengan  segala permasalahannya, bagaimana kita mengelola rumah sakit, managemen itu supaya sustain, bertahan terus, tidak sampai terjadi berhenti.  Strateginya,  di seminar ini ada narasumber , yang kita harapkan dari situ kita mengambil pembelajaran  untuk dapat dari pribadi masing masing secara individual atau secara organisasi yaitu persi.

Rumah sakit ini sebagai provider membantu pemerintah dibidang kesehatan untuk semua, di undang undang  sudah ada. Di Undang undang seharusnya tanggung jawab pemerintah. Bahwa hak semua orang untuk mendapatkan layanan kesehatan, rumah sakit membantu untuk mengatasi yang dibantu.tutur Dr  Sih Wati Wilujeng.(Nwi)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here