SERING TERKENA BENCANA KAMPUNG SIAGA BENCANA RESMI DIBENTUK Sambas, Sinar Pos

0
99

Sambas, Sinar Pos
Akibat sering terjadi bencana, tim pemantau Kabupaten Dinas Sosial mengusulkan pembentukan tim siaga bencana di beberapa Desa yang terkena dampak bencana.

Pembentukan kampung siaga bencana di Kabupaten Sambas tepatnya Kecamatan Selakau Dan Kecamatan Selakau Timur bertempat di Gedung Serba Guna Desa Gayung Bersambut Kec. Selakau Kab. Sambas dihadiri dan didukung langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Sambas, Kamis 15 Maret 2018.Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, Lc dalam kesibukannya juga menyempatkan untuk hadir mengukuhkan pembentukan Kampung Siaga Bencana ( KSB ) di Kabupaten Sambas.Dalam sambutannya tersebut Atbah juga menyampaikan pembentukam KSB di Kabupaten Sambas tepatnya di Kec. Selakau dan Kec.6 Selakau Timur melibatkan partisipasi masyarakat, dari awal hingga akhirnya dikelola oleh masyarakat iu sendiri. KSB adalah pemahaman masyarakat dalam menanggulangi bencana sehingga dapat menciptakan upaya positif meniminalisir akibat bencana.

Selain itu Atbah juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian sosial dengan terbentuknya Kampung Siaga Bencana terbentuk di Kab. Sambas.¬† ” Terima kasih dan memberikan apresiasi terhadap TNI- Polri khususnya di Kabupaten Sambas yang sangat tanggap dengan terjadinya bencana seperti banjir dan kebakaran hutan tuturnya disela sambutan resmi tersebut.Latar belakang terbentuknya KSB di Kabupaten Sambas karena Sambas salah satu daerah rawan bencana ( banjir dan kebakaran hutan ) peringkat ke 2 di Provinsi Kalbar.

Pengaruh anomali cuaca yang tidak menentu tidak sesuai dengan prediksi juga menjadi faktor terjadinya bencana di Kabupaten Sambas.Drs. Suhud salah satu praktisi pembentukan KSB utusan kementerian Sosial menyempatkan diri untuk menyampaikan beberapa masukan untuk aktivis KSB yang tampak menggunakan baju berwarna biru dengan jumlah hampir 200 orang. Pemetaan rawan bencana di Indonesia jenis-jenisnya Gempa Bumi, Tsunami, Banjir, Tanah Longsor, Kekeringan / kemarau, semburan lumpur, erupsi gunung api dan puting beliung. Apabila bencana terjadi terlebih dahulu selamatkan diri sendiri dan berkas penting serta surat berharga lainnya, upayakan sudah dipersiapkan untuk dapat mudah diselamatkan. Bencana banjir tidak ada batasnya baik 10 cm sampai setinggi apapun tetap menjadi perioritas penyelamatan.

Dampak dari bencana sebagai berikut hilangnya mata pencaharian, kerusakan properti, korban meninggal dan luka, dampak sosial dan psikososial.landasan hukum Kampung  Siaga Bencana Undang-undang No 24/2007 tentang penanggulangan bencanaPP RI nomor 21 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, Undang-undang No 11 thn 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, PP RI 39 thn 2012 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

Selain itu Suhud juga mengelompokkan masyarakat rentan pada bencana adalah lansia, anak-anak dan ibu hamil yang menjadi prioritas keselamatan bencana.Pengertian KSB adalah suatu kawasan komunitas yang disiapkan sedemikian rupa utk mengelola seluruh aspek dan proses penanggulangan bencana berbasis komunitas sejak perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian agar memiliki kemampuan melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan pengurangan ancaman, resiko dan dampak bencana secara mandiri pada skala terbatas terutama pada saat pertama kali terjadi bencana terjadi.

Terbentuknya KSB adalah karena pola cepat pemerintah masih lambat ke daerah bencana, pembentukan KSB juga untuk mengedepankan kecepatan dalam penyelamatan bencanaKampung bencana terbentuk adanya ancaman bencana, sepakat untuk menjadi KSB, mendapat pelatihan, memiliki peta kerawanan, lumbung sosial dan gardu sosial, mendapat pengesahan dari Pemda setempat, melaksanakan fungsinya yaitu kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, Tagana Pemda dan instansi terkait menjadi terpadu.Salah satu peserta pembentukan dan sekaligus aktivis KSB di Kecamatan Selakau Mu’in berpendapat bahwasanya ini kegiatan yang baik dan sangat bermanfaat kedepannya untuk masyarakat terutama sekali untuk penanggulangan bencana kedepan, ” tapi doa kita tetap di Selakau ini tidak terjadi bencana apapun amin” tuturnya.(Mukhlis)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here