GELEDAH RUMAH ABAH ANTON DAN ANANDA,KPK KELUAR BAWA KOPER

0
81

Malang,-Sinar Pos

Sejumlah penyidik KPK mengeledah kediaman dua Calon Wali Kota Malang, H Moch Anton dan Ya’qud Ananda Gudban.
Kedua orang tersebut diduga terlibat atas kapasitasnya sebagai Wali Kota dan anggota DPRD Kota Malang yang turut melaksanakan pembahasan APBD-P tahun 2015.sekitar 8 orang penyidik tiba di kediaman Anton di Jalan Tlogo Indah, Tlogomas,selasa(20/03/18)sekitar pukul 13.15 WIB.

Dari hasil pengledahan yang dilakukan oleh penyidik KPK tersebut,tampak tim penyidik membawa sejumlah dokumen di dalam tas dan membawa 1 koper besar yang diduga adalah barang bukti.

Saat dimintai keterangan oleh awak media,anak ketiga Anton menjelaskan kalau dirinya tidak tahu menahu terkait yang dilakukan oleh penyidik KPK di rumahnya.“Saya gak berani komen ya, saya nggak tahu,” ujar anak ketiga Anton tersebut. Sedangkan Anton sendiri saat tim penyidik KPK mengobok-obok kediamanya dia tidak berada dirumah. menurut beberapa anggota keluarganya, Anton tengah pergi memeriksakan kesehatannya.

Setelah para penyidik KPK meninggalkan rumahnya,Anton yang bersama istrinya Hj Dewi Farida Suryani baru tiba kembali ke rumahnya.Namun tidak seperti biasanya,kepada awak media Anton memilih tidak banyak bicara. “Sudah ya sudah,” kata Anton saat para wartawan yang sudah menunggu kedatanganya.

Sementara itu, tak lama usai menggeledah kediaman Anton, para penyidik KPK juga mendatangi kediaman Ya’qud Ananda Gudban yang terletak di Jalan Ijen No 73.Sebagaimana yang terjadi di kediaman Anton, penyidik keluar dari beberapa mobil yang sama dan masuk membawa sejumlah berkas.namun sampai saat ini belum ada pihak yang belum bisa di mintai keterangan.baik dari KPK maupun dari para anggota DPRD kota Malang yang di periksa oleh KPK dari senin (19/03) kemarin.

Perlu diketahui bahwasanya KPK telah menetapkan 19 tersangka dari dugaan kasus suap pembahasan perubahan APBD Tahun 2015.nama-nama tersangka tersebut adalah Walikota Malang 2013-2018 Moch Anton,Suprapto(Ketua fraksi PDIP),zainudin(wakil ketua DPRD kota Malang/PKB),Sahrawi(ketua Fraksi PKB),Selamet(Gerindra),Wiwik Hendri astuti(Fraksi Demokrat),Mohan Katelu(PAN),Sulik lestyowati(Ketua Komisi A),Abd.Hakim(Ketua komisi B/PDIP),Bambang Sumarto(Ketua Komisi C),Imam Fauzi(Ketua Komisi D),syaiful Rusdi(fraksi PAN),Tri yudiani(Fraksi PDIP),Heri Puji Utami(Fraksi ppp- Nasdem),Heri Subianto(Ketua Fraksi Demokrat),Ya’qud Ananda Gudban(ketua Fraksi Hanura-PKS),Rahayu Sugiarti(Fraksi Golkar),Sukarno(Ketua Fraksi Golkar),serta Abd.Rachman(Fraksi PKB).semua tersangka tercatat sebagai anggota DPRD kota Malang yang menjabat pada Tahun 2015.(ham).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here