SOAL LAHAN TANAH GARAPAN WARGA DESA SAMUDRAJAYA LIMPAHKAN KUASA HUKUM KE PENGACARA UNTUK MENCARI KEADILAN.

0
241

Bekasi,- Sinar Pos

Penuntasan jawaban dari pihak pihak terkait soal lahan garapan milik (alm) Janip Bin Jamal, segel tertanggal 02 Maret 1973 dengan luas 3 petak empang bandeng tersebut dan atas dua segel tertanggal 12 November 2002 atas nama Sapni Binti Sarkawi yang di wariskan kepada dua orang anaknya yang mendiami lahan garapan yang bersebelahan milik Janip Bin Jamal, kepada Jasin Bin Janip dan Jani Bin Janip masing-masing 225 M2 dan 250 M2 dari luas 2.035 M2 yang juga di klaim milik PT. HDP Group Bekasi berdasarkan surat pernyataan pelepasan hak dari Kantor BPN Kabupaten Bekasi.

” Hari ini kami sekeluarga meminta bantuan kepada Bapak M.Taowaf. SH.C.L.A & Rekan. Untuk bertindak selaku Kuasa Hukum dalam permasalahan lahan garapan kami yang di klaim adalah milik PT. HDP Group Bekasi. Yang menurut keterangan Legalnya lewat surat ataupun lisan. Dari hasil pembeliannya dengan H. Sargan (alm).” Jelas Jumasan adiknya Jani.

Saya sudah berusaha kepada kepala desa samudrajaya untuk meminta bantuan dari persoalan ini, namun tak kunjung pasti kepstiannya, alhamdulilah hari ini (15/03) ada Pak Taowaf beserta rekan rekannya datang ke rumah kami berniat membantu menyelesaikan masalah kami. Jujur kami sekeluarga para ahli waris sangat senang dan terharu dengan niatan baik pak taowaf untuk menolong kami, insyaallah Allah SWT memberikan balasan yang setimpal akan ke baikannya dengan niat tulus membantu sebagai pengacara dari LBH yang nantinya akan memperjuangkan hak kami ini.” Tandas jani.

” Insyaallah ya’ pak jani dan semua keluarga almarhum janip bin jamal, dan para ahli waris. Saya akan memproses hukum dengan menjawab jawaban somasi dari Legal management PT HDP Group dengan kekuatan bukti bukti otentik yang bapak sekeluarga miliki.” Ujar Taowaf.

Saya dan rekan rekan akan semaksimal mungkin membantu persoalan ini, dan yang terpenting saling bantu doa juga biar kami bisa memproses semua ini dengan baik dan maksimal sesuai harapan pak jani sekeluarga dan para ahli waris.” Pungkasnya.

Empat puluh tahun lebih jani menempati lahan tersebut, dari belukar menjadi lahan produktif dengan dasar yang di miliki yaitu surat segel tahun 1973 dari orang tuanya. Tak dapat di elakan lagi jani dan saudara saudaranya harus berjuang untuk mendapat keadilan dari sebuah pen-dzoliman yang di terimanya dengan tudingan ” Para Penghuni Bangunan Liar” dari sebuah perusahan besar di Bekasi ini. Perjuangan dan doa ini yang terus di lakukan oleh pak jani sekeluarga yang sangat berharap mendapatkan ke adilan yang seadil adilnya bahwa dia bukan penghuni liar akan tetapi pemilik lahan garapan dari waris almarhum bapaknya janip bin jamal. (Mono)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here