Muhammadiyah, Bangun Kesehatan Bangsa

0
134

 SURABAYA, SINAR POS –  Muhammadiyah gelar Seminar nasional mengusung tema “Muhammadiyah Membangun Kesehatan bangsa”, yang merupakan sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah dalam bidang Kesehatan, yang bermitra dengan BPJS Kesehatan , berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan Rumah Sakit dan Klinik Muhammadiyah manjadi salah satu isu penting yang di dibahas dalam Rakernas ini di Surabaya, mulai 6 sampai 8 Maret 2018.

Dr. H. Haedar Nashir, MA, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan, pentingnya  penguatan “Gerakan 1000 Klinik Muhammadiyah”, dan revitalisasi spirit ideologi dakwah Muhammadiyah di Bidang kesehatan menjadi bagian dari kegiatan ini.Diharapkan  dapat memperkokoh kontribusi Muhammadiyah bagi bangsa Indonesia di bidang kesehatan,” ujarnya.

Rakernas MPKU merupakan forum sosialisasi, koordinasi dan konsolidasi organisasi di tiap jenjang struktur MPKU, baik tingkat pusat maupun wilayah (provinsi) beserta jaringan Rumah Sakit. Tak hanya itu, Rakernas membahas peran dan aksi Muhammadiyah pada berbagai isu kesehatan. Antara lain Jaminan Kesehatan Nasonai dan BPJS, sinergi antar lembaga Muhammadiyah di bidang kesehatan, pendidikan, pengembangan cabang dan ranting serta LAZISMU untuk pendirian dan penguatan klinik klinik Muhammadiyah, di area terpencil. Forum ini  membahas program Muhammadiyah pada isu promosi dan pemberdayaan kesehatan masyarakat. Sedangkan Seminar Nasional, Muhammadiyah Membangun Kesehatan Bangsa, merupakan forum diskusi sebagai bagian dari proses penyusunan buku yang akan mendeskripsikan peran, kontribusi dan cita cita Muhammadiyah dalam membangun kesehatan bangsa.

Seminar yang dilaksanakan pada hari kedua dari rangkaian kegiatan rakernas ini akan menghadirkan para pembicara antara Iain Dr. H. Haedar Nashir, MA. (Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah), dr. Achmad Sujudi, Sp.B, MHA, (Menteri Kesehatan RI tahun 1998 2002), Prof. Dr. H. Hasbullah Thabrany, MPH.., D.PH. (Guru Besar Fakultas Kesehatan masyarakat Universitas Indonesia), Dr. Agus Rohim Sp.OT (Sesditjen Peiayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.) Prof. Dr. H. Abdul Munir Muikhan, SU. (Sejarawan dan Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dan Prof. Dr. H. Syafiq A.Mughni, MA. Pada kegiatan Rakernas ini juga.
Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah lslam di lndonesia yang berdiri sejak tahun 1912, terus berupaya berkarya dan memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas kehidupan bangsa.

Muhammadiyah mengaplikasikan dakwah dalam bentuk karya kongkrit di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, pemberdayaan masyarakat dan juga kesehatan. Di Bidang kesehatan dakwah Muhammadiyah telah mewujud dalam bentuk 97 Rumah Sakit dan 214 Klinik yang tersebar di Sumatera (6 Rumah Sakit dan 37 Klinik) , Jawa (81 Rumah Sakit dan 141 Klinik), Kalimantan (4 Rumah Sakit den 19 Klinik), Sulawesi (4 Rumah Sakit dan 15 Klinik), Maluku (1 Rumah Sakit), Nusa Tenggara Barat (1 Rumah Sakit dan 1 Klinik) dan Papua (1 Klinik).

Hal tersebut juga ditunjang oleh penyelenggaraan berbagai lembaga pendidikan bagi tenaga kesehatan, antara lain 11 Fakultas kedokterandan berbagai Fakultas llmu Kesehatan, dan Sekolah Tinggi Kesehatan (akbid, akper, farmasi). Disamping itu, Muhammadiyah juga aktif melakukan pembinaan bagi masyarakat terkait dengan promosi kesehatan. Antara lain isu penanggulangan flu burung, eliminasi malaria, kesehatan ibu dan anak, TBC, pengendalian tembakau/rokok, prilaku hidup bersih dan sehat dan gerakan masyarakat sehat (Germas).(Nwi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here