Ribuan massa BONEK DAN PSHT Penuhi PN Surabaya

0
77

Surabaya,- Sinar Pos

Sidang putusan perkara pelanggaran Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang di gelar di pengadilan tinggi surabaya kamis (1/3/17) dengan terdakwa Slamet Suanardi dan Jhonerly Simanjuntak kini memasuki babak akhir. Pasalnya, dalam amar putusan yang di bacakan Ketua Majelis Syifa’urrosidin kedua terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan melanggar perbuatan melawan hukum dengan menyebarkan hasutan melalui media sosial.

Terdakwa Jhonerlya Simanjuntak dalam amar putusan telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial sesuai pasal 45A Ayat 2 UU RI No. 19 Tahun 2016 Tentang UU ITE dengan hukuman 3 Tahun penjara dan denda Rp. 500juta subsider 2 bulan kurungan.

Hal yang memberatkan dikarenakan terdakwa secara langsung menyebarkan kiriman yang menimbulkan provokatif antara Bonek dan PSHT yang ditujukan ke Group Bonek. Adanya kiriman itu lantas menimbulkan kebencian publik yang menyebabkan terjadinya bentrokan dengan dua korban Muhammad Anis dan Aris Eko Ristianto dari anggota PSHT meninggal.

Sedangkan terdakwa Slamet Sunardi pada amar putusan telah terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana melawan hukum sesuai pasal Pasal 45A ayat 2 UU RI Nomor 19 tahun 2016 Tentang  Perubahan Atas UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan hukuman 2 Tahun Penjara dan denda 250juta subsider 2 bulan kurungan.

Vonis 2 Tahun penjara yang dijatuhkan majlis hakim kepada terdakwa Slamet Sunardi sesuai pertimbangan majlis hakim bahwa terdakawa menyebarkan kiriman setelah terjadi bentrokan. Berbeda dengan terdakwa Jhenerly Simanjuntak yang di Vonis Majlis Hakim 3 Tahun dikarenakan Jhonerly menyebarkan ujaran kebencian secara langsung ke Group Bonek sesaat sebelum adanya bentrokan.

Ini isi kiriman profokatif terdakwa Jhonerly Simanjuntak yang di kirimkan ke Group medsos Bonek.

“Lek kowe rumongso Bonek, lek rumongso loro ati ndelok’o dulur – dulurmu digepuk’i karo pendekar pendekar PSHT, ayo nglumpok nang pom Balongsari saiki, tak enteni dulur. Gak usah ngenteni bales mene” Bunyai kiriman dari terdakwa,  Slamet Sunardi pada group medsos facebook ‘BONEK’”

Sebelumnya dua terdakwa Pelanggaran UU ITE Jhonerly Simanjuntak oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman 4 Tahun 6 Bulan. Sedangkan terdakwa Slamet Sunardi oleh JPU di tuntut hukuman 3 Tahun 5 Bulan.
Massa dari PSHT berkumpul sejak pagi hari dengan di kawal dari kepolisian dan TNI. massa bonek bergerak tepat pukul 9.30 sudah berada di sekitar jalan arjuna dengan membawah berbagai atribut bendera.massa bonek akan menerima apa pun keputusan yang di berikan oleh hakim jelas Andi Peci.(Dni/Yud)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here