PARA WARIS SEPAKATI BERTAHAN PADA HAK NYA BUKAN KONPENSASI YANG DI INGINKAN

0
129

Bekasi, Sinar Pos

Berkumpulnya sembilan orang para ahli waris Janip B Jamal di kediaman Sarjan (64Th),salah satu anak dari Janip B Jamal menyepakati Surat Pernyataan Bersama yang di tandai dengan tanda tangan dan cap jempol diatas materai  sembilan orang waris Janip Bin Jamal atas Hak tanah garapan (segel tertanggal 02-03-1973 milik Janip B Jamal) salah satu anak dari alm Janip B Jamal menceritakan  kronologi yang ada bahwa PT HDP Group telah menyurati dua kali dengan logos PT. CDP (ke-1) dan Somasi PT AD (ke-II) yang merupakan anak perusahaan PT HDP kepada Jani B Janip kaka saya  yang menempati lahan garapan di Kp. Singkil sasak RT 002/003 Desa Samudrajaya Kecamatan Tarumajaya sejak empat puluh tahun silam.

“ Saya menyayangkan sekali tidakan PT HDP Group yang berulang-ulang selalu mengusir saudara saya dari tempatnya dengan tudingan Penggaraf Liar. Padahal menurut saya sederhana sekali kalau mau di selesaikan ya dengan musyawarah untuk mencari ada ga kesalahan atas setatus kepemilikan lahan yang sama dengan data yang ada, dengan demikian kita bisa tau diapa onum nya atas masalah ini.” Ucap Jumasan putra ke  7 dari alm  janip b jamal.

Menurut dia, “ Kami tidak pernah menjual belikan lahan garapan milik orang tua kami tersebut sampai hari ini. Kalau keterangan pihak PT sudah ada Surat Pernyataan Pelepasan Hak dari Kantor BPN Kabupaten Bekasi maka sebaiknya di perlihatkan dengan kelengkapan data – datanya. Tidak mungkin bisa terbit Surat tersebut kalau tidak ada AJB dan Warkah Desa yang merupakan prosedur utama dalam hal BBN. Nah dari warkah atau AJB tersebut kita bisa tahu dan jelas apakah ada penjualan dari pihak kami ke orang yang telah menjual lahan garapan waris kami ini.”  Dan untuk itu kami akan bertahan tidak mau menerima tawaran kerohiman dari pihak PT yang artinya menerima adanya penjualan ke PT HDP kalaupun di mediasi oleh pak Kades.“ Tegasnya senada geram

Sementara dalam keterangan jawaban konfirmasi wartawan Sinar Pos. Ketua BPD Desa Samudrajaya, Manin  Kusuma  Atmadja melalui pesan singkat whatsaap (20/02) mengatakan “ Warga saya jangan sampai di rugikan oleh pihak PT HDP Group. Seharusnya pihak PT HDP meminta pertanggungjawaban dari Keluarga H. Sargan (alm) karena jelas-jelas bukti otentik segel tahun 1973 masih ada di para ahli waris itu artinya tidak pernah ada transaksi jual beli para ahli waris ke PT HDP Group maupun H. Sargan (alm). Berpuluh-puluh tahun jani dan keluarganya merawat menjaga dan menduduki tanah garapannya dari waris janip bin jamal orangtuanya, dan seharusnya pihak PT HDP harus lebih bijak sebelum mengklaim tanah tersebut sebagai miliknya karena nyatanya para waris belum pernah menjual belikan lahan tersebut. Harapan saya sebagai kapasitas saya di BPD (Badan Permusyawaratan Desa) sebaiknya perusahaan pihak swsata yang ramah lingkungan harus mengerti tentang persoalan pada tingkatan kesulitan masalah jangan asal menyurati adakan persuasive terlebih dahulu dengan adanya musyawarah dengan di mediasi pihak pemerintahan desa bahkan kalau perlu pihak tripika kecamatan tarumajaya agar bisa di carikan solusi terbaik sebelum melaju ke ranah hukum dengan kelengkapan data otentik masing-masing pihak. Dan saya selaku ketua BPD mensuport dan mendukung perjuangan pak jani sekeluarga dalam mempertahankan hak nya atas tanah garapan tersebut yang jelas-jelas ada bukti otentik berupa Segel. pungkas ketua BPD bersemangat.

“saya pasrah saja dengan apa yang akan terjadi nantinya pak’ dengan surat segel peninggalan orang tua saya maka kami semua yakin hukum pun akan melihat dan mempercayai bukti ini dengan keadilannya.” Dan dengan surat dua kali ini saya merasa di dzolimi oleh pihak PT yang mau mengusir saya dari milik saya sendiri dari waris janip bin jamal orang tua saya sendiri dan saya mau diangkat sumpah “ Demi Allah “ saya tidak pernah menjual tanah garapan ini ke H. Sargan semasa hidupnya bahkan kalau mau jujur putra H. Sargan yang sekarang anggota dewan di Kabupaten Bekasi H. A. Rosyid tau persis ceritanya bahwa saya tidak pernah menjual ke bapaknya. Saya berharap kepada Bupati dan para anggota dan Pimpinan di Dewan DPRD Kab. bekasi yang akan kami datangi ketika kami bersilahturahmi untuk mengadukan soal saya ini dapat di tanggapai dan di bantu pak.” Harapan Jani dan keluarga waris bersemangat. (Mono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here