Hanura Jatim Tetap Solid, Satu Komando

0
35

SURABAYA SINAR POS  –  Ketua DPD Partai Hanura Jatim Kelana Aprilianto Hadir saat acara Koalisi Perempuan Pemenangan (KPP) Khofifah-Emil Dardak di Hotel Garden Palace Surabaya Senen (12/2) sambil menyatakan kepada Wartawan bahwa Hanura tetap solid, dan bersatu Bahkan, Hanura bertekad  akan memenangkan pasangan Khofifah-Emil di pilgub Jatim 2018.
Mesin Partai Hanura dinilai tetap solid dalam satu barisan dan satu komando. Dinamika politik yang terjadi di Jatim saat ini tidak ada pengaruhnya, karena seluruh ketua DPC tetap solid.

Kami dinyatakan lolos 100 persen verifikasi faktual oleh KPU Jatim pada hari ini. Ini bukti bahwa Hanura tidak terbelah dan tetap solid. Kalau ada yang mengaku kepengurusan Hanura Jatim Ki Soedjatmiko dan memberhentikan saya, itu tidak sah,  Ujarnya.

Perihal  munculnya kepengurusan Ki Soedjatmiko di Jatim atas dasar Hasil Munaslub kubu Ketua Umum Hanura Daryatmo adalah upaya merusak dan mengecilkan Hanura Jatim, yang saat ini sedang solidnya untuk memenangkan Khofifah-Emil.

Pada akhir bulan ini , akan melakukan konsolidasi melalui Rapimda II. Yakni, meneguhkan Osman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai Hanura yang sah, mendukung Presiden Jokowi dua periode, pemenangan Khofifah-Emil dan persiapan menghadapi Pileg 2019.

Dua atau tiga minggu lagi  akan mendeklarasikan  besar-besaran Laskar Muda Hanura se-Indonesia yang dihadiri kurang lebih 30 ribu orang di Stadion Tambaksari. Mudah-mudahan Pak Presiden Jokowi bisa hadir dalam acara itu, katanya.

Kelana akan menargetkan Hanura masuk lima besar di Jatim. Dari perolehan 2 kursi di DPRD Jatim pada Pileg 2014, ditargetkan meningkat menjadi 12 kursi DPRD Jatim. Untuk DPR RI dari dapil Jatim yang mendapat dua kursi, ditargetkan bisa memperoleh 7-8 kursi.

SK penunjukan Ki Soedjatmiko sebagai Ketua DPD Partai Hanura Jatim dan pemberhentian Pak Kelana itu tidak sah, karena tanpa musdalub. Dasar hukumnya lemah. “Munaslub juga tidak memenuhi kuorum. Munaslub yang mengklaim dihadiri 27 DPD dan 450 DPC, tapi kenyataannya tidak,” ucapnya.

Sempat terbetik kabar, beredar surat DPP Partai Hanura kubu Ketua Umum Daryatmo dan Sekjen Syarifuddin Suding di kalangan media massa. Dalam  surat itu tertulis Ketua DPD Partai Hanura Jatim Kelana Aprilianto diberhentikan dan diganti dengan Ki Soedjatmiko. Dalam SK bernomor: SKEP/011/DPP-HANURA/I/2018 itu, Ketua DPD Partai Hanura Jatim yang baru adalah Ki Soedjatmiko untuk menggantikan Kelana Aprilianto. Ki Soedjatmiko sendiri bukanlah orang baru di tubuh Hanura Jatim. Dia pernah menjadi Sekretaris maupun Ketua DPD Partai Hanura Jatim.

SK pengangkatan Ki Soedjatmiko ditandatangani Daryatmo sebagai Ketua DPP Hanura dan Sekjen Syarifuddin Suding tertanggal 26 Januari 2018.
Dalam SK tersebut pergantian pengurus dilakukan dengan alasan konsolidasi organisasi, reposisi dan revitalisasi kepengurusan. Sebagai Ketua adalah Ki Soedjatmiko, Sekretaris Warsito dan Bendahara Reny Widya Lestari  tuturnya. (Nwi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here