Masyarakat Gemahripah Lohjinawi

0
49

SURABAYA SINAR POS – Universitas Nahdltu Ulama Surabaya menyelenggara dialog bulanan seri ketiga di Kampus UNUSA jalan Jemur sari Surabaya pada hari Jum’at (9/2) dengan mengambil tema lebih pada hadiah delicious extreamison dari sisi sosiologis.

Prof  Achmad Jazidie, Rektor UNUSA mengatakan, Tujuan akhirnya   kita beragama ini,  bagaimana islam itu hadir didunia, rahmatan lilalamin, Seri ke tiga dari dialog bulanan, mengambil  tema lebih pada hadiah delicious exreamison dari sisi sosiologis. Tadi kita lihat bagaimana delicious extreamsion itu sendiri . kita cegah kita tangkal melalui komunitas yang betul betul di community. Untuk menjadi welding community atau istilah lain dari masyarakat gemah ripah lohjinawi  tototenterem kartoraharjo, atau bardatun toyyibatunwarobbulghofur itu lebih diharapkan dari kita sendiri. Lebih menekankan daripada masyarakat itu sendiri untuk membentuk lingkungan menjadi komunitas yang tahan terhadap pengaruh pengaruh extream. Ujarnya.

Kita dari awal harus ditanamkan pemahaman dalam beragama itu dihindari dari segala sesuatu yang sifatnya ekstrim, itu harus di tanamkan. Poso yo onok aturane gak boleh puasa 24 jam, terus makin suwe posone gak buko buko, ada aturannya. Manusia berjuang ya biasa biasa saja, jangan mengambil jalur yang asing, ini variannya bisa macam macam, tapi dari awal ditanamkan  beragama itu yang wajar sebagai mana yang di ajarkan oleh Rosulalloh, Muhammad SAW sehingga mengambil jalan yang ekstrim, itu dari awal dari dalamnya diri sendiri, itu bisa bisa tidak bisa dicegah. Penanaman kesadaran itu cara lain. Kalau tadi, disamping yang kita sudah . Beragama itu ikuti saja seperti yang di ajarkan rosululloh SAW. Katanya.

Sebagaimana yang beliau ajarkan, yang wajar wajar saja, yang manusiawi sesuai dengan kemampuannya. Dan yang penting lagi itu menambah kegiatan kegiatan yang positip bagaimana komunitasnya , salah satu, tujuan utama untuk mahasiswa  mahasiswa supaya sering terlibat kegiatan sosial, memicu  memacu daya kritis, pemahaman yang menjadi lebih baik dan juga sekaligus bagian untuk menancapkan nilai nilai leluhur, palsafah annafdi  melalui kegiatan kegiatan  melalui impiremen yang sesuai dengan individu masing masing. Tutur Prof Achmad Jazidie.(Nwi)  .

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here