Puskesmas Babat Adakan Sosialisasi Difteri Di Desa Kebalanpelang

0
196

Lamongan,- Sinar Pos

Sosialisasi OUTBREAK RESPONSE IMMUNIZATION (ORI) dalam rangka penanggulangan KLB Difteri oleh UPT Puskesmas Babat dilaksanakan di Desa Kebalanpelang kecamatan Babat kabupaten Lamongan (08/02/2018).

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala desa Ir.Azis bahtiar, Perangkat Desa, Bidan desa Endang sulistyaningsih, Sst, Desy Tri natalia,  S.tr.Keb, Nila Fajarwati,  Amd.Keb, kader Desa dan masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya Danang nurdiansyah, S. Kep. Ns selaku kordinator imunisasi menjelaskan, Difteri adalah infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium dengan gejala berupa sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan di amandel.

Difteri adalah bakteri  dapat menyerang jaringan apa saja pada tubuh, tanda -tanda yang paling menonjol adalah pada tenggorokan dan mulut. Tanda-tanda dan gejala umum dari difteri yakni:

1.Tenggorokan dilapisi selaput tebal berwarna abu – abu

2.Radang tenggorokan dan serak

3.pembengkakan kelenjar pada leher

4.Masalah pernapasan dan saat menelan

5.Cairan pada hidung, ngiler

6.demam dan menggigil

7.batuk yang keras

8.Perasaan tidak nyaman

9.Perubahan pada penglihatan

10.bicara yang melantur

Dengan Tanda-tanda shock, seperti kulit yang pucat dan dingin, berkeringat dan jantung berdebar cepat.

Difteri disebabkan oleh Corynebacterium, yaitu bakteri yang menyebarkan penyakit melalui partikel di udara, benda pribadi, serta peralatan rumah tangga yang terkontaminasi.

Penyebab lainnya adalah kontak dengan benda-benda pribadi yang terkontaminasi. Anda dapat terkena difteri dengan memegang tisu bekas orang yang terinfeksi, minum dari gelas yang belum dicuci, atau kontak sejenisnya dengan benda-benda yang membawa bakteri,”Ujarnya.(Dik/her)

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here