WARGA DESA SAMUDRA JAYA DI SURATI PT CDP

0
239

BEKASI,- SINAR POS

Pasalnya surat yang datang di berikan oleh aparatur Desa Samudra Jaya  kepada, Janin  56 Th, Warga KP. Singkil sasak RT 003 RW 008 Desa Samuda Jaya Kecamatan Taruma Jaya Kabupaten Bekasi hanya bisa terheran-heran tentang perihal isi surat yang diterimanya pertanggal 29 Januari 2018 Nomor : 013/DSA/08/1/2018 tentang Hall : Surat Peringatan dan Perintah Pembongkaran  Para Penghuni Bangunan Liar secara mendadak tanpa adanya musyawarah (persuasive)  dari PT. CDP Bekasi.

Saat di konfirmasi waratawan Sinar Pos di kediamannya (04/02) mengatakan “ Saya tidak mengerti dengan surat ini pak’ karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan apa-apa  atau penjelasan dari pihak PT CDP.”  Yang isi-nya bahwa kami, saya dan ke tujuh warga yang sudah tahunan menempati lahan tanah ini dengan mendirikan bangunan tempat tinggal yang sederhana ini dan memanfaatkan lahan tanah terbengkalai hutan belantara di pesisir pantai ini yang adalah milik orangtua saya Janip bin Jamal  hingga menjadi lahan berproduktif tiba-tiba saja melalui surat ini di minta harus membongkar rumah kami dan pergi dari tempat yang sudah kami diami sejak bertahun-tahun lalu. Ungkapnya senada kecewa dan sedih

Saya sudah minta ketua RT dan RW untuk meminta kepada pak’ Kades agar bisa menjembatani persoalan ini, dan pak’ kades pun respon lewat telephone cellulernya. Bahwa jum’at malam kami diminta datang ke rumah Kades Samudra Jaya , akan tetapi menurut info pak kades mendadak ada urusan dan tak bisa musyawarah dengan kami waktu yang dijanjikan. Jelasnya

Di tambahkan Wardi dan rekan-rekan warga yang menempati lahan tanah ini mengatakan “ Kalaupun kami harus bongkar rumah kami,semestinya ada penjelasan dahulu pak’ jangan mendadak kami terima surat dan dalam tempo 7 hari kedepan kami harus sudah pindah mengosongkan lahan, kami ini wong cilik pak tapi kami juga manusia warga negara republik indonesia yang juga punya hak hidup dan di hargai sebagai warga negara indonesia.” Jangan seperti ini seakan kami ini sampah bagi PT CDP. Persoalan tanah kalau yang saya dan rekan-rekan tempati adalah ini milik PT CDP semuanya. Terus apa arti segel yang di miliki Pak’ Janin paman saya disini ada pembelian tanah  tertanggal 02-03-1973 dari Sarkawi Bin Saban seluas 3 Petak oleh kakek saya bernama Janip Bin Jamal yang di saksikan aparatur desa waktu itu. Jelasnya.

Dia juga meminta PT CDP untuk bermusyawarah dulu untuk bisa menuntaskan persoalan tanah yang di tempati paman saya dan saya serta saudara kami yang keseluruhan berjumlah tujuh kepala keluarga ditanah milik kakek saya, agar tak salah tanah kepemilikan antara PT CDP dan Kami selaku waris Janip Bin Jamal ,karena paman saya punya data kepemilikan jual beli yang bersegel waktu itu serta bukti pembayaran pajak No SPPT (NOP) : 32.18.1000.008.003-0081.0 A/N Janin Bin Jumasan.  Tegasnya

Kami siap menunggu kejadiannya atas ultimatum surat dari PT CDP pak’ bukan kami melawan akan tetapi kami wong cilik minta penjelasan akan duduk persoalan tanah ini yang sudah di terangkan dalam Surat Keterangan Tidak Sengketa dari Desa Samudra Jaya tertanggal : 08 September 2012 yang di tandatanmgani Kades Plt. DAMIN. HR Nomor 25/A6594.4/PTS/IX/2012.  Dan Surat Keterangan Waris Nomor : 01/SKW/SMJ/IX/2012 Tertanggal 08 September 2012. Saya yakin pemerintah atau Hukum di Negara ini masih ada keadilan buat wong cilik seperti saya dan saya akan berjuang mempertahankan tanah milik orang tua kami sekuat tenaga karena hak kami berdasarkan waris orang tua kami.’ Tegas Janin Bin Jumasan. (Mono/A-Saepudin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here