SISWA PENGANIAYA GURU GTT HINGGA TEWAS DI TETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA OLEH POLRES SAMPANG

0
192

Sampang,- Sinar Pos

Pada hari jumatĀ  malam tgl 02/02/2018 PRESS RELEASE Dilakukan oleh KAPOLISIAN RESORT SAMPANG terkait masalah penganiayaan yg dilakukan seorang siswa berinisial (HZ)terhadap guru GTT Di SMAN 1 Torjun Kecamatan Torjun yg berujung maut ,gerak cepat penanganan yg di lakukan pihak kepolisian dalam hal ini Polres sampang Guna melakukan tindakan hukum yg menjurus pada ditetapkannya pelaku tersebut sebagai tersangka.

PRES RELEASE yang di pimpin langsung oleh Kapolres Sampang AKBP.Budhi Wardiman,SH,SIK,di depan awak media memaparkan kronologis kejadian yang sebenarnya.Hasil penyidikan oleh Tiem Reserse Kriminal (Reskrim) yang di dampingi oleh petugas P2TP2A, Psikolog,penasehat hukum,dan orang tua pelaku ( HZ )pada saat penyidikan.

Kronologinya sebagai berikut, Guru Ach.Budi Cahyanto (27) Tahun memberikan materi Seni Rupa kepada siswa Xll,Namun Pelaku tidak bisa ambil bagian dalam mata pelajaran tersebut, tetapi malah asik menganggu teman yg lain yang lagi menggambar dengan mencorat coret tidak semestinya, sehingga korban menegur pelaku, namun teguran itu tidak di gubris sehingga korban mengambil cat dan mengolesnya ke pipi tersangka.

Karna tidak trima yang di lakukan korban, pelaku marah dan mengeluarkan kata tidak pantas sehingga korban memukul pelaku dengan lembaran buku Absensi,namun pelaku menangkis dan memukul korban mengenai pelipis bagian kanan hingga korban langsung terjatuh di tanah.

Kemudian korban dan pelaku menyelesaikan masalah tersebut di dalam kelas dengan cara saling memaafkan dengan di saksikan oleh siswa dan siswi yang lain, berapa jam setelah korban pulang kerumahnya tiba tiba korban tak sadarkan diri dan dilarikan ke puskesmas Kecamatan jrengik,dan dirujuk ke Rumah Sakit Sampang namun kemudian di rujuk kembali ke RSUD Dr.Soetomo Surabaya dan pada pukul 21.40 wib, korban meninggal dunia.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan pelaku yang berinisian HZ (17) Tahun kelas Xl 8 SMAN 1 TORJUN Akan di jerat dengan Pasal 351 Ayat 3 KUHP dengan ancaman maksimal kurungan 7 Tahun penjara.( san/minto)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here