HUJAN DERAS DUA HARI, DUA DESA DI ROWOKANGKUNG TERENDAM

0
197

Lumajang,- Sinar Pos

Hujan deras  dua hari  yang mengguyur Kabupaten Lumajang  (31 Januari-1 Pebruari 2018)  berdampak pada lumpuhnya beberapa aktifitas masyarakat.

Data yang dihimpun Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Lumajang menyebutkan sedikitnya 6 (enam) kejadian yang terjadi pasca hujan deras tersebut.

Tidak hanya yang berkenaan dengan air, ada satu kejadian kebakaran pabrik yang ada di kecamatan Klakah.

Beberapa diantara lokasi kejadian, dua Desa di Rowokangkung (Desa Sidorejo dan Desa Rowokaangkung) merupakan genangan rutin yang terjadi saat musim hujan.

Dikatakan oleh M.Wawan Hadi S, SH, M.Sc (Kabid.Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, “curah hujan yang tinggi selama dua hari menyebabkan jebolnya tanggul Kali Jatiroto.

Sebelah kiri jebol 15 meter mengarah ke Desa Tambahrejo Jember, sedangkan tanggul jebol sebelah kanan sepanjang 20 meter mengarah ke Genitri Desa Rowokangkung Kecamatan Rowokangkung, 230 Kepala Keluarga terdampak genangan akibat jebolnya tanggul tersebut”, ungkapnya.

Adapun dampak lain dari tinggingya curah hujan tersebut, antara lain :

  1. Genangan di RT 03 RW 24 Kelurahan Tompokersan Kecamatan Lumajang. Dampak 2 KK dan 1 hektar sawah. Korban jiwa Nihil;
  2. Genangan di Dusun Gogosan RT 15 RW 08 Desa Sukorejo Kecamatan Kunir. Ketinggian 50cm, dampak 9 KK/34 jiwa ;
  3. Genangan Dusun Krajan RT 01 RW 04 Desa Darungan Kecamatan Yosowilangun.
    Ketinggian 80 cm, dampak 20 KK / 58 jiwa, lahan pertanian 40 hektar.
  4. Genangan di Perumnas Jatiroto dan Perum Sampit Desa Jatiroto Kecamatan Jatiroto. Beberapa warga mengungsi di kantor camat Jatiroto.
  5. Genangan Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung. Terdapat 505 Kepala Keluarga yang teremdam, di Dusun Wungurejo, Dusun Penggung Lor, Dusun Penggung Kidul. Genangan terparah ada di Dusun Wungurejo dengan ketinggian 100-125 cm.
  6. Genangan Desa Rowokangkung, terutama Blimbing area Banter dan Genitri. Ketinggian air mencapai 90-100 cm dan merendam 276 KK di Blimbing dan 230 KK di Genitri.
  7. Kebakaran pabrik spon di Desa Tegalciut Kecamatan Klakah.
    8. Rumah roboh karena angin kencang di Desa Sememu Kecamatan Pasirin.
  8. Rumah roboh karena angin kencang di Desa Jatisari Kecamatan Tempeh.

Sampai saat ini (2 Pebr 2018) TRC BPBD Kabupaten Lumajag bersama Dinas PUTR, TNI, Polri, Bankom Rowokangkung dan warga masih siaga Rowokangkung khususnya genangan Wungurejo.

BPBD Kabupaten Lumajang, sudah melakukan langkah-langkah untuk penanganan genangan yang terjadi dengan menyiagakan TRC PB BPBD, pemberian bantuan untuk korban bencana, evakuasi warga lansia dan langkah-langkah lain untuk memberi rasa aman kepada warga yang tertimpa musibah.

“Hari ini (02/02/2018), Bapak Bupati Lumajang berkenan memberikan bantuan secara langsung di Genitri, Blimbing dan Wungurejo.

Ini merupakan apresiasi Pemerintah Kabupaten Lumajang terhadap masyarakat yang mengalami musibah”, tutur  Ir. Teguh Widjayono, MM  selaku Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang.(Rid)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here