Dalam Audensi, Didik Farhan: Kejati Jatim Janji Usut Tuntas Kasus Korupsi P2SEM

0
40

Surabaya,- Sinar Pos

Ribuan aktivis dari Komite Mahasiswa Anti Korupsi (KOMAK), BNP2DI dan GEMA JATIM yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jatim Menggugat (AMJM) menggeruduk Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Jawa Timur, Rabu (31/01/2018) siang.

Mereka menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Jatim, guna  menagih Kejati Jatim kembali mengusut kasus skandal korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM), pasca ditangkapnya Dr Bagoes Soetjipto di Johor Malaysia.

Dalam aksinya, massa yang tergabung dalam AMJM ini meminta dengan tegas Kejati Jatim menolak dan melawan segala bentuk korupsi di Jawa Timur.

“Kami sepenuhnya mendukung Kejati Jatim untuk mengusut tuntas kasus korupsi P2SEM dan menagih Kejati Jatim yang telah mengatakan akan membuka kembali kasus P2SEM pada awal tahun 2018,” ujar koorlap aksi dalam orasinya.

Selain itu massa juga menghimbau agar Kejati Jatim segera mengusut dan menuntaskan kasus korupsi P2SEM dan mendesak agar Kejati Jatim menegakkan supremasi hukum, terkait segala kasus tindakan korupsi di Jawa Timur.

“Skandal P2SEM termasuk perampasan hak rakyat. Bagaimana tidak, dana hibah dari APBD yang seharusnya disalurkan dan diterima oleh rakyat, diduga malah dibuat bancaan dan dinikmati oleh segelintir elit di DPRD dan Pemerintah Provinsi Jatim,” terang Basuki ketua Gema Jatim dalam orasinya.

Sementara, enam orang perwakilan massa aksi dipersilahkan masuk menemui pihak kejaksaan Tinggi Jatim, audensi berlangsung kurang lebih dari 30 menit.

Usai audensi dengan pihak Kejati Jatim, Ketua GEMA Jatim Basuki menyampaikan, bahwa pihaknya mendorong dan menagih janji Kejati Jatim Maruli Hutagalung, dalam masalah pemberantasan Korupsi.

“Kami kesini (Kejati) untuk mendorong pihak Kejaksaan mengusut tuntas mega korupsi senilai Rp 277 miliar yang dinikmati segelintir orang (DPRD Jatim), bayangkan saja, uang segitu harusnya bisa dialokasikan untuk 10 kabupaten,” terangnya.

Basuki juga menambahkan, bahwa pihaknya juga menyerahkan data terkait korupsi P2SEM dan akan melakukan kerja sama dengan Kejati.

“Kami tadi juga menyerahkan data, dan akan ada kerja sama. Kami akan mencari bukti-bukti baru,” tambahnya.

Sedangkan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Didik Farkhan Alisyahdi menjelaskan, bahwa pihaknya sudah bergerak guna menyelidiki kasus korupsi P2SEM.

“Ini kan kasus lama, yang jelas kami sudah bergerak dan akan mengusut tuntas, tahapan saat ini masih melakukan penyelidikan dan belum bisa kami utarakan, nanti jika sudah melakukan penyelidikan, kalian (kawan media) akan kami kabari,” pungkasnya. (ATH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here