Simposium Penanganan Gawat Darurat

0
43

SURABAYA,- SINAR POS 

Sekitar Seribuan dokter  berbagai spesialisasi dari seluruh wilayah nusantara meng- update penanganan kegawatdaruratan terkini, dengan mengikuti simposium Emergency for Every Doctor di Hotel JW Marriot Surabaya, Jumat (26/1).

Ketua panitia, dr Prihatma Kriswidyatomo Sp.An mengatakan, simposium nasional menghadirkan ahlinya dari Indonesia maupun  luar negeri. Mereka yang hadir adalah dokter ahli  spesialis bedah, jantung, saraf, anak, kulit bahkan ahli jiwa juga dilibatkan. Kita menghadirkan dua  ahli dari Jepang, satu ahli dari Singapura dan satu  dari Australia. Dengan demikian, kita bisa tahu penanganan kegawatdaruratan di masing-masing negara,  ujarnya.

Penanganan kegawatdaruratan ini penting untuk meningkatkan angka harapan hidup dan mengurangi angka kecacatan maupun kematian. Penanganan kegawatdaruratannya  tidak lagi menerapkan standar nasional, tapi sudah standar internasional. Materi yang disajikan berupa survei kasus terbanyak yang pernah terjadi di UGD seperti apa ? Misalnya, kasus penyakit jantung koroner, strok, pendarahan, panas pada anak, Dengan meningkatnya  pengamanan oleh para dokter, akan berupaya terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar penanganan kegawatdaruratan bisa lebih baik lagi.

Dr Prihatma mengakui  pihaknya pernah memberikan pelatihan  tentang basic life support pada 4 ribu orang awam bertempat di pesantren Gontor dan di Grand City Mall. Hal ini amat penting, mengingat ketika bertemu orang yang tidak sadarkan diri atau tidak bernafas, keluarga atau masyarakat terdekat bisa memberikan pertolongan awal. Ini dilakukan,  sambil menunggu ambulan tiba untuk menuju rumah sakit.
Ada kekhawatiran, jika tidak dilakukan pertolongan awal segera, seperti pijat jantung atau nafas buatan, pasien tidak punya cukup waktu dan malah tidak tertolong nyawanya.tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menyambut baik simposium dokter ini, dan pihak  rumah sakit juga bisa bekerjasama memberikan pelatihan pertolongan kegawatdaruratan pada masyarakat. Bila  ada orang pingsan di jalan, mall atau tempat lain, bisa ditolong segera sambil menunggu tenaga medis tiba, tutur  Soekarwo. (Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here