Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

DR. SPESIALIS AHLI BEDAH MULUT MASIH SEDIKIT DAN BELUM MERATA

SURABAYA, SINAR POS

Persatuan Dokter gigi Indonesia menggelar  Kongres  Nasional yang ke 13, dan dilanjutkan  ke Pemilihan ketua yang baru  di Hotel Santika Primier Gubeng Kamis (30/11).

Drg.  marsial spdn. Pimpinan Sidang dan Kongres  mengatakan,  Kongres  persatuan alumni bedah mulut Maxillofacial Indonesia, ini yang ke 13. Saya bersama 3 teman yang lain Dr. Jaka Sumanta,  Dr. Budikusuma Setio dan  Dr Gozali,   Yang dilaksanakan  sudah berjalan,  laporan pertanggung jawaban dari pengurus  PT  PRODI  2014 – 2017. Dari Dr. Syafrudin, dan laporan sudah diterima, alhamdulillah lancar semuanya. Selanjutnya  akan  ada sidang komisi yang akan membahas tentang banyak hal, dan rencana program kerja tentang layanan kesehatan. Dan seksi tentang rekomendasi.  nanti akan berlanjut pemilihan ketua baru, pemilihan lokasi  kongres  selanjutnya.  Pemilihan lokasi rapat kerja nasional, pemilihan lokasi kongres nasional untuk tahun depan. Itu agenda agenda  pada kongres ini ujarnya.

“Kesimpulannya  laporan pertanggungjawabannya sudah saya terima dengan baik dari  semua anggota”.

Akan ada rapat komisi nanti tentang perkembangan akademik bedah mulut, baik teknologi maupun keilmuannya. Tutur  Drg Marsial.

Sementara itu, Drg Ambar Kristiawan PHD SBMM Ketua Panitia, menyatakan  kongres nasional  Oral dan Maxilofacial  ini yang ke 13, dikerjakan 3 tahun sekali, setelah kongres selesai akan  di lanjutkan dengan Seminar, yaitu Indonesian Association oral and Maxillofacial Surgery  ke 4. Jadi selain  kongres  kita akan mengadakan seminar yang  materinya dari Internasional dan  ada yang dari nasional. . Yang internasional,  dari China,  Jepang, S ingapore dan Malaysia. Kemudian yang nasional  kongres yang bedah mulut ini ada 4 member yang menghasilkan event event hal bedah mulut di Indonesia.   Yaitu dari  UNTAG,  UI,  UGM dan  UNAIR.  Pembicara ini semuanya dari 4 center itu. Kemudian di kongres  ini juga  akan menelurkan suatu keputusan keputusan yang sangat  krusial dalam dunia bedah mulut dan Maxillofacial. Terutama pada hal pelayanan, pendidikan dan untuk  meningkatkan kualitas dari seorang ahli bedah mulut. Ujarnya.

Anggotanya sekarang  menurut  data sudah  333 orang. Kalau cabang ada sekita 18 sampai  20 yang tersebar  di seluruh  Indonsia.

Nanti akan  ada pemilihan  ketua  baru  kongres besar ini,  kemudian ada pengurus besar. Peserta sekitar 600 orang, itu termasuk kongres dan seminarnya sendiri.

“Kasus yang paling  dikeluhkan pasien pasien adalah gigi miring”. Kebanyakan pada usia dewasa 20 hingga 25 tahun.

Pemerintah mencanangkan memberikan  beasiswa  kepada  peserta peserta  yang  mau menjadi  spesialis bedah mulut. Pemerintah  itu hanya memberikan beasiswa kalau hanya bedah mulut, peminatnya masih sedikit,  dari setiap center  karena lama masa  cutinya .  Ahli bedah mulut kalau di puskesmas tidak  ada, yang ada  hanya di rumah sakit. Setiap rumah sakit paling tidak ada satu orang. Tutur Drg Ambar  Kristiawan PHD SBMM. (Nwi)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *