Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

MERASA DI LECEHKAN, MAHASISWI MAGANG DI RSUD SAMPANG LAPOR POLISI.

Sampang,Sinar Pos

Seorang oknum pegawai Honorer di RSUD Sampang  yang berinisial (AK) di laporkan ke Polisi karena telah melakukan perbuatan yg tidak pantas yaitu pelecehan terhadap mahasiswa NGUDIA BANGKALAN berinisial (SR) yang praktek di RSUD Sampang, minggu 26/11/2017.

Kejadian tersebut pada saat malam hari saat pelaku dan korban jaga malam di ruangan Dahlia RSUD Sampang, saat itu korban mengeluh sakit kepada teman dan pelaku,akhirnya pelaku menawarkan diri untuk mengobati korban, korban menuruti kemauan pelaku untuk di suntik,Tapi Ternyata  menyuntikkan obat penenang atau obat yang bikin lemas,

Setelah di suntik pelaku membawa korban ke dalam ruangan dan pintunya di kunci dari dalam jg lampunya di matikan, saat itulah pelaku mulai melakukan hal yang tidak pantas,tapi untung korban masih setengah sadar dan meminta pertolongan lewat Telpon Selulernya yg di gengngam oleh tangan kirinya. Akhirnya temanya datang dan mengedor ngedor pintu, bukannya pelaku membuka pintu tetapi malah dia sembunyi di balik tirai, dan menyuruh korban membuka pintu sendiri.

Syukurlah korban bisa keluar dan menceritakan kejadian itu kepada teman juga salah satu media,karna suntikan tersebut tangan korban hitam kemerah merahan dan juga bengkak.

Saat di konfirmasi Sinar pos pihak RSUD, Terutama kepala ruangan menuturkan kalo pelaku sudah lama pengguna Narkoba tetapi belum ada bukti yang akurat untuk di tindak lanjuti, Dirut RSUD Sampang Dr.TITIN juga mengatakan hal yang sama pada kami. Keesokkan harinya semua pihak di panggil oleh Dirut RSUD Sampang.

Tetapi bukanya keputusan yang di ambil RSUD Sampang malah penekanan  terhadap korban, merasa tertekan korban menghubungi awak media untuk menolongnya.Akhirnya kami segera bergegas ke RSUD untuk mengetahui ada kejadian apa terhadap korban.setelah kami sampai korban sudah keluar dan nangis lalu pingsan di depan ruangan Dirut RSUD Sampang.

Karena tidak terima perlakuan dari pelaku dan pihak Rumah Sakit,Akhirnya keluarga korban yang jg di dampingi oleh aktivis perempuan sampang melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sampang pada hari rabu 29/11/2017.

Kejadian tersebut di sayangkan juga oleh salah satu pengurus DPC GARDU PRABOWO EVAN B.ARIESTA, penegak hukum secepat nya bertindak,kalau ini di biarkan, akan menjadi sejarah buruk, apalagi notabenya mahasiswi peraktek otomatis tanggung jawab rumah sakit ,kalau pihak rumah sakit membiarkan kasus ini,perlu di pertanyakan , kami harap pihak rumah sakit berbenah jangan sampek terulang kembali, (Susan,Minto)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *