Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

11 Lembaga Gabungan Melakukan Aksi Demontrasi Ke Kantor DLH Kab.Pamekasan Hingga Turun Lapangan

PAMEKASAN, Sinar Pos
Puluhan Massa Gabungan dari 11 Lembaga/Organisasi melakukan aksi demonstrasi Ke Kantor DLH Kab.Pamekasan dengan Menuntut beberapa pekerjaan proyek yang tidak sesuai dengan RAB sehingga terindikasi adanya Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) yang dilaksanakan oleh Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Selasa (28/11/2017)
Massa aksi demonstrasi berangkat dari Monumen Arek Lancor Pamekasan menuju Kantor DLH Pamekasan kurang lebih sekitar pukul 09.45 WIB.
11 Oraganisasi yang tergabung dalam Aksi Demontrasi tsb Diantaranya; GSM-P Ketua Halili Mental, KOMAD Ketua Zaini Werwer, GEMPUR Moh. Zainal Arifin, PANDAWA Ketua Abdul Besit, PANIK Ketua Hidayat Kapten, SOMASI Ketua Hendra, SPMP Ketua Fauzi Obong, GEMPAR Ketua Abd. Rahem, KMPI Ketua Hasan Tbk, BMM Ketua Ach Suja’i, GPRS Ketua Abd. Rahem.
Dalam menyampaikan temuannya, Zaini Werwer mengatakan, bahwasannya ada kejanggalan  dengan pekerjaan tsb, karena kami temukan pekerjaan itu tidak sesuai dengan Rincian Anggaran Biaya (RAB).
“Banyak temuan yang kami ketahui dari beberapa proyek yang dikerjakan oleh DLH ini, seperti tidak adanya Papan Nama, dan fakta dilapangan banyak yang tak sesuai dengan spek,”Jelas Zaini Werwer saat Orasi.
Adapun Salah satu orator lainnya yaitu Abd. Rahem  menjelaskan, “Banyak kejanggalan yang terjadi, seperti tidak sesuainya dengan peraturan mentri pekerjaan umum yang telah ada”.
1. Peraturan menteri Pekerjaan umum No. 29/PRT/M/2006 tentang pedoman persyaratan teknik bangunan gedung.
2. peraturan menteri pekerjaan umum No. 12/PRT/M/2014 tentang penyelenggaraan sistem drainase perkotaan,” tegasnya.
Selain itu dari 11 Gabungan Aksi Demontrasi tsb meminta kepada Kepala DLH Kab. Pamekasan untuk  Turlap (Turun Lapangan), untuk melihat beberapa pekerjaan yang diduga tak sesuai dengan spek.
“Jika memang  bapak merasa pekerjaannya sesuai dengan spek dan tak melanggar aturan, mari kita minta bapak untuk turun lapangan, melihat pekerjaan yang bapak kerjakan,” ungkapnya.
Kepala DLH Kab. Pamekasan  yaitu Bapak Amin Jabir menjelaskan, “Berdasarkan pendampingan yang kami lakukan dan ini terjadi diseluruh dinas yg ada dan itu boleh dikross cek, persoalan papan nama ini deportebel tidak bisa memasang harga satuan papan nama di RAB itu, kerena itu dianggap keniscayaan yang masuk dalam satuan pekerjaan,” Jelasnya.
Amin Jabir juga menyampaikan, “Tetapi didalam himbauan yang dilakukan dalam rapat pelaksanaan selalu kami sampaikan,” tegasnya.
Karena massa aksi demonstrasi mendesak Kepala DLH Kab.pamekasan selang beberapa menit kemudian Kepala DLH Kab. Pamekasan bersedia serta mempersilahkan dirinya untuk turun lapangan (turlap) dengan syarat dari massa aksi tsb hanya ada satu perwakilan yang berbicara.
Sampai Berita ini dimuat 11 Lembaga Gabungan yang melakukan Aksi Demontrasi tsb Akan menindak lanjuti pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan spek.(M.Nuruz)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *