Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

Pagelaran Festival Jharan Kencak 2017

Lumajang,Sinar Pos

Dalam rangka peringatan hari jadi Lumajang(HARJALU), untuk kesekian kalinya pemerintah kabupaten Lumajang dalam hal ini Dinas kebudayaan dan pariwisata mengadakan pagelaran festival kesenian tradisional jharan kencak 2017 sebagai kesenian khas asli masyarakat pandalungan Lumajang.

Sebagai pembuka,tampak tiga penari  kopyah menggoyang-goyangkan kopyahnya diatas kepalanya dan tidak terjatuh, yang biasanya mereka menari sambil membawa kuda kencak sebagai penghormatan kepada para hadirin .Lalu di ikuti 4 model dara cantik maskot kebudyaan &pariwisata  Lumajang yang juga  menari kopyah di iringi musik khas tradisional  jharan kencak .

Hadir  hari ini (26/11/2017)Bupati Lumajang, Wabup, Dandim 0821 beserta jajaran dan Kadisbudpar propinsi jatim DR.Jariyanto M.si .  Ditengah-tengah acara Kabid.Kebudayaan Lumajang Bapak Indriyanto SH. yang sekaligus kordinator panitia melaporkan,  bahwa even ini merupakan acara rutin setiap tahunnya dalam memperingati HARJALU dimulai sejak 2011 lalu.Dan tahun ini di ikuti oleh 185 peserta  dari seluruh grup kesenian jharan kencak yang ada di kabupaten Lumajang.

Sementara Kadisbudpar propinsi jatim yang mewakili gubernur jatim menyerahkan penghargaan dari kementerian kebudayaan dan pariwisata kepada Bapak Bupati Lumajang KH.Drs. As’ at malik M.ag  berupa benda tak bergerak sertifikat hak paten kesenian jharan kencak sebagai kesenian asli milik  Lumajang , begitu juga sebaliknya Bupati menyerahkan buku catatan sejarah jharan kencak kepada Kadisbudpar propinsi jatim.

Disela-sela acara tersebut juga  ada  lounching buku novel etnografi”JHARAN KENCAK”karya tulis ibu Rida Fitria yang asli orang  Lumajang dan di serahkan oleh seorang penari topeng kaliwungu lumajang kepada Bupati dan Kadisbudpar propinsi jatim secara simbolis.

Acara semakin semarak saat Bupati dan Kadisbudpar propinsi Jatim  meresmikan festival Jharan kencak 2017 dengan menuntun kuda kencak yang beratraksi berdiri dengan iringan  genderang musik tradisional Jharan kencak dengan melantunkan gending lagu berbahasa madura.

Salah satu model cantik maskot duta kebudayaan dan pariwisata Lumajang bernama Ayu wahyu Rahmayu saat di wawancara awak media menuturkan”Saya merasa bangga  sebagai orang lumajang  memiliki kesenian jharan kencak sebagai  seni budaya lokal asli Lumajang.Sebagai generasi muda saya tidak akan malu bahkan akan menjaga dan melestarikannya. Karena sisi menariknya kuda kencak lain dari kuda pada umumnya  dia bisa berdiri, tertunduk, berguling dan bahkan bisa menari saat di iringi musik tradiasional”tuturnya.

Di penghujung acara bupati melepas kirab kuda kencak berjalan menuju garis finish  GOR wirabhakti Lumajang, meski cuaca kurang mendukung terjadi  hujan gerimis namun peserta tetap semangat dan ribuan penontonpun begitu antusias menyaksikan kirab festival  Jharan kencak.(Ridwan)

 

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *