Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

Aksi Demontrasi JCW Jatim ke Kantor KAJARI Pamekasan

PAMEKASAN, Sinar Pos
Pagi tadi Senin sekitar pukul 08.45 puluhan massa yang tergabung dalam suatu Lembaga yang Jatim Corruption Watch Jawa Timur (JCW Jatim) menggelar aksi demonstrasi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, s dengan menuntut dugaan penyelewengan beras miskin (Raskin) tahun anggaran 2013-2016 yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa Samiran Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.Senin, (20/11/2017).
Informasi yang diperoleh media Sinarpos
Co.id,  aksi Demontrasi JCW Jatim dimulai dari Gedung Islamic Center Pamekasan menuju ke Kantor Kejari Pamekasan.
Menurut Korlap Aksi yaitu Fery Hermawan, dalam menyampaikan tuntutannya mengatakan, bahwasannya pihaknya meminta kepada Kejaksaan Negeri Pamekasan untuk menindak dengan cepat dan tegas. Agar cepat ketahuan dan selesai dengan kebenaran yang ada.
“Kami minta kepada Kejari Pamekasan ini untuk secepatnya menyelesaikan persoalan ini, karena kami sudah mempunyai saksi dan juga punya bukti vidio pengakuan dari warga,” tuturnya saat orasi di depan Kantor Kejari Pamekasan.
Menanggapi persoalan itu, Sugeng Prakoso selaku Kasi intel Kejari Pamekasan menjelaskan “Semua ini akan saya pertimbangkan, jadi kami nantinya akan mencari beberapa bukti lainnya,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga memberikan pertimbangan serta peluang kepada para massa untuk menemuinya dalam minggu -minggu ini.
“Nantinya bisa ketemu kami, asalkan bukan hari Senin,” ungkapnya.
Selesai Kasi Intel memberikan pernyataan dan penjelasan, lalu massa aksi dari JCW Jatim langsung diberhentikan dan diusir oleh massa dari Desa Samiran dengan jumlah kurang lebih sekitar 50 orang.
Setelah itu, terjadilah cek – cok yang sangat hebat antar massa aksi JCW dengan Massa dari desa Samiran.
Namun, massa dari desa samiran mengatakan, bahwa saksi yang dikatakan oleh orator JCW Jatim itu adalah saksi bayaran dari JCW Jatim.
“Saksi itu saksi bayaran, kalok bukan warga asli Desa Samiran jangan ada disini keluar,” tegasnya ditengah-tengah kejadian tsb.
Sampai Berita ini diturunkan masih belum ada kejelasan, Sebenarnya Ada apa dalam kasus dugaan tsb?Dan Bagaimana kelanjutannya?.(M.Nuruz)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *