Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

Keterangan Saksi Meringankan Terdakwa

Surabaya,Sinar Pos

Sidang perkara penipuan dan penggelapan yang mendudukkan terdakwa Salim kembali di gelar di R Garuda Pengadilan Negeri Surabaya rabu (15/11/17).Sidang kali ini membuat suasana semakin tegang dengan hadirnya saksi Unica dari TNI.dalam fakta persidangan saksi menjelaskan bahwa saksi merupakan teman dekat terdakwa mulai tahun 2015, itupun di kenalkan melalui komandan Ismail yg bertugas di Karang pilang.

saksi mengetahui perkara ini dari cerita terdakwa,Bahwa terdakwa dilaporkan oleh bu Elizabeth. Padahal setahu saya Pak Salim itu hutang 500 juta kepada Bu Leny, bukan kepada Bu Eizabeth. Menurut saksi Bu Elizabeth adalah karyawannya Bu Leny.

Saksi mengenal Leny Anggreini pada saat datang ke kantor di Jl. Manyar Tirtomoyo pada saat itu saya di ajak makan siang oleh pak Salim .dan di kenalkan oleh bu Leny, pada saat itu bu Leny sedang berbicara dengan bu Elizabeth di depan garasi.Setelah itu kita makan siang di Cafe Lolita, saya satu meja dengan pak Salim dan bu Leny .

Pada waktu itu saya mendengar sendiri bu leny mengatakan ” Lim untuk pinjaman kreditnya di bank belum bisa cair, tapi ini aku ada cuma 500 juta kalau kamu mau pinjam ga pa pa “.Sedangkan Pak Salim menyampaikan janjinya bulan Desember kalau ada pembayaran proyek cair nanti hutangnya ke Bu Leny akan dibayar , jelas saksi di persidangan .

Terkait dengan pembayaran pak Salim ke Bu Leny itu pak Salim yang cerita kepada saya bahwa beliau sudah membayar uang 300 juta dan menunjukan bukti cek giro . Saya di ajak ketemu Bu Leny dan makan siang oleh pak Salim 6 atau 7 kali, itupun tidak pernah membahas masalah alat berat Excavator.

Saksi tahu kalau bu Leny itu pimpinannya Bu Elizabeth karena Bu Leny sering menyuruh bu Elizabeth. Walaupun saksi sudah berkali kali di ingatkan oleh Hakim bahwa kamu sudah di sumpah dan berjanji jangan sampai bohong nanti termakan sumpah mu . Jelas Hakim kepada saksi.

Tapi saksi tetap pada komitmennya dan kebenaran apa yang terjadi dan di alami oleh saksi Unica Setelah itu apa yang saksi jelaskan semua di benarkan oleh terdakwa Salim.

Perlu di ketahui dalam perkara ini awalnya terdakwa bagaikan minum jamu yang pahit rasanya,ketika di tengah jalannya persidangan terdakwa bagaikan minum air yang manis.Karena di dalam perkara ini di duga Penyidik dan Jaksa kurang cermat, dakwaan kabur dan menyesatkan, karena perkara ini terdakwa bukanlah pelakunya .

Harapan keluarga terdakwa kiranya hakim yang memeriksa perkara ini hendaknya dengan cermat dan teliti demi tegaknya Supremasi hukum, di karenakan Hakim merupahkan wakil Tuhan di muka bumi.(dani)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *